Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau akrab dikenal dengan Gus Muhdlor. Nama Gus Mudhlor telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK mengumumkan bahwa Gus Muhdlor terlibat dalam kasus korupsi di lingkup Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo. Gus Muhdlor diduga berperan dalam memotong dan menerima uang dari BPPD Sidoarjo untuk kepentingan pribadi.
"Kami mengonfirmasi bahwa betul yang bersangkutan (Gus Muhdlor) yang saat ini menjabat sebagai bupati Sidoarjo periode 2021 hingga sekarang ditetapkan sebagai tersangka. Diduga menerima aliran sejumlah uang," ungkap Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya pada Selasa (16/4/2024).
Sebelumnya, perkara kasus korupsi di lingkup Pemerintah Sidoarjo ini diawali dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada Januari 2024 lalu. Namun saat itu, Gus Muhdlor tidak terjaring OTT dan hanya dijadikan saksi.
Kini, KPK pun menetapkan Gus Muhdlor sebagai tersangka korupsi dan akan segera melewati proses hukum. Situasi ini pun memicu ironi. Pasalnya, menurut Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Jawa Timur, gaji Gus Muhdlor sudah termasuk gaji bupati tertinggi di wilayah Jawa Timur.
Lalu, berapa sebenarnya gaji dan tunjangan yang diterima oleh Gus Muhdlor sebagai Bupati Sidoarjo? Simak inilah selengkapnya.
Gaji dan Tunjangan Gus Muhdlor
Gaji bupati dan wakil bupati di Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2000 dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 Tahun 2001. Gaji dan tunjangan mereka meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan operasional, dan intensif pajak restribusi.
Berdasarkan PP dan Keppres tersebut, gaji pokok bupati ditetapkan sebesar Rp 2,1 juta per bulan. Sedangkan untuk tunjangan jabatan sebesar Rp 3,78 juta per bulan.
Jika berdasarkan pendapatan asli daerah, Bupati Sidoarjo berhak untuk menerima Rp 72,62 juta per bulan dari tunjangan operasional. Lalu untuk insentif pajak restribusi sebesar 5% dalam penerimaan daerah akan juga masuk sebagai tunjangan dari Bupati Sidoarjo.
Jika ditotalkan, Gus Muhdlor bisa menerima gaji dan tunjangan sebesar Rp 78,5 juta per bulan, atau setara dengan Rp 942 juta per tahun. Angka ini cukup tinggi dibanding bupati lain di wilayah lainnya.
Sayangnya, meski sudah mendapaatkan gaji dan tunjangan yang cukup tinggi, Gus Muhdlor seolah tidak puas. Ia malah memilih jalan korupsi dengan menerima aliran uang potongan insentif ASN di lingkup Pemerintah Sidoarjo yang dikelola oleh BPPD Sidoarjo.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Hartanya 1.000 Kali UMR Sidoarjo, Ini Profil Gus Muhdlor: Bupati Sidoarjo yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Gus Muhdlor Jadi Tersangka Kasus Korupsi Insentif Pajak, Tapi Belum Ada Penahanan
-
Toyota Kijang vs Rolls-Royce: Beda Jauh Kasta Mobil Baharuddin Lopa dan Ibnu Sutowo Kakek Mertua Dian Sastro
-
Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Sidoarjo Dicegah KPK ke Luar Negeri
-
Silaturahmi Lebaran ke Besan, Iriana Tampil Anggun Tenteng Tas Seharga 4 Kali Gaji Presiden Jokowi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau