Suara.com - Apa itu KGBO? Pertanyaan ini muncul seiring viralnya kisah Nimas Sabella di sosial media X yang diteror 10 tahun oleh pria yang terobsesi padanya. Komnas pun menyebut bahwa sikap pria tersebut masuk dalam kategori KBGO.
Sebelumnya ramai di media sosial X tentang kisah Nimas Sabella yang diteror oleh sosok pria yang terobsesi padanya selama 10 tahun. Bahkan Nimas juga mengaku mendapat pelecahan dari pria tersebut.
Menurut keterangan Nimas, sosok pria yang terobsesi padanya selama 10 tersebut bernama Adi Pradita. Sikap Adi Pradita ini bisa dimasukan dalam kategori KBGO. Lantas, apa itu KBGO? Nah untuk mengetahuinya, simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu KBGO
KBGO atau Kekerasan berbasis gender online merupakan bentuk kekerasan antara korban dan pelaku di ranah yang terjadi secara online atau teknologi digital. Pelecehan atau kekerasan di dunia online memang kerapi kali terjadi yang mana korbannya bisa laki-laki maupun perempuan.
Namun, umumnya kekerasan atau pelecehan ini seringnya dialami oleh kaum perempuan dibanding kaum laki-laki. Kasus seperti ini menyerang identitas korban yang berjenis kelamin perempuan, seperti tubuh maupun seksualitasnya.
Sebagaimana kekerasan atau pelecehan berbasis gender yang ada di ranah offline yang kerap meninggal trauma terhadap korban, KBGO juga demikian. Dampak KBGO yang dialami korban bisa beragam, bahkan berlapis. Adapun beberapa dampaknya sebagai berikut:
- Dampak Psikologi bisa berupa ketakutan, trauma, isolasi diri, swasendor/bungkam, dan penyerahan diri terhadap control
- Dampak Sosial, Ekonomi, dan Politik bisa berupa dikucilkan, kriminalisasi, dan kehilangan peluang ekonomi
- Dampak Fisik bisa berupa kematian dan luka fisik
Kembali kepada kisah Nimas Sabella yang diteror oleh pria bernama Adi Pradita yang terobsesi padanya selama 10 tahun. Karena ini termasuk KBGO, saat ini pihak berwenang pun sudah mengamankan sosok Adi Pradita.
Sebagai informasi tambahan, jadi Nimas dan Adi ini dulunya teman sekelas di SMPN 34 Surabaya. Menurut keterangan Nimas, teror Adi bermula saat dia memberikan uang Rp5 ribu ke Adi karena Ia merasa kasihan Adi jarang jajan.
Baca Juga: Teror Ajak Nikah Nimas, Kasur Adi Pradita Bikin Mual Warganet: Itu Sprei atau Kerak Neraka?
Mendapat perhatian dari Nimas, Adi pun mulai jatuh hati pada Nimas. Saat duduk di Bangku SMA sekitar tahun 2014, Nimas semakin sering diteror Adi. Pernah pada suatu malam, saat Nimas sedang lathan paskibra, Adi tiba-tiba datang ke sekolah Nimas.
Puncaknya, pada tahun 2015, saat Nimas menyampaikan ucapan terima kasih pada Adi yang telah mengucapkan bela sungkawa saat ayah Nimas wafat. Adi merasa jika Nimas sudah membuka hati dirinya.
Sejak saat itu, Adi pun mengikuti akun media sosial Nimas dan mengirimi pesan terus menerus kepada Nimas. Teror terus berlanjut, bahkan Adi beberapa kali mengirimkan foto alat kelamin kepada Nimas dan mengancam akan bunuh siapapun pria yang dekat dengan Nimas.
Gerah dengan sikap obsesi Adi yang semakin tidak terkontrol, Nimas pun akhirnya membagikan kisahnya di media sosial agar Ia mendapat sanksi sosial dari publik dan kisah Nimas pun viral. Saat ini, Adi sudah ditangani pihak berwajib.
Demikian ulasan mengenai apa itu KBGO yang baru-baru ini turut jadi sorotan usai viralnya kisah Nimas Sabella.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Teror Ajak Nikah Nimas, Kasur Adi Pradita Bikin Mual Warganet: Itu Sprei atau Kerak Neraka?
-
Teror Nimas 10 Tahun, Adi Pradita Ngaku Terinspirasi Pratama Arhan: Gimana So Sweet Tidak?
-
Baby Reindeer Indonesia, Kebaikan Nimas Dibalas Teror 10 Tahun oleh Adi Pradita, Ini Awal Mulanya
-
Kronologi Adi Pradita Nangis Dikepruk Helm oleh Nimas Sabella, Tetap Neror Tanpa Kapok
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir