Suara.com - Penyanyi wanita Indonesia yang kini sukses go internasional, Agnez Mo sedang jadi bulan-bulanan warganet. Pasalnya, ia dituding tidak bisa membedakan perang dengan genosida yang terjadi di Palestina saat ini.
Unggahan Instagram storynya pada Rabu (29/5/2024) kemarin yang bertuliskan "Stop The War" dianggap kurang elok lantaran apa yang terjadi di Palestina adalah genosida.
Berbagai hujatan warganet pun memenuhi kolom komentar unggahan feeds Instagramnya.
"Dear mba agnes apa yang terjadi itu bukan perang please baca informasi dan history," tulis seorang warganet di kolom komentar unggahan Agnez Mo.
Banyaknya komentar negatif, Agnez Mo langsung buru-buru mengunggah"All Eyes On Rafah" di Instagram story-nya pada Kamis (30/05/2024) kemarin.
Hujatan tak hanya menyerang soal unggahan Agnez Mo, tetapi juga soal karier internasional dan latar pendidikannya. Banyak warganet yang menilai bahwa sosok Agnez Mo kurang memiliki pengetahuan soal kasus genosida yang kini terjadi di Palestina.
Lalu, apa sebenarnya riwayat pendidikan yang pernah dijalani oleh Agnez Mo? Simak inilah penjelasan selengkapnya.
Riwayat pendidikan Agnez Mo
Wanita kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 ini menghabiskan masa kecilnya hingga dewasa di ibu kota. Sejak kecil, Agnez Mo sudah menunjukkan kemampuannya di bidang seni.
Ia tercatat pernah bersekolah di SD Katolik Tarakanita DKI Jakarta dan memulai kariernya sebagai penyanyi cilik. Karier musik Agnez pun mulai melambung saat dirinya melanjutkan pendidikannya di SMP dan SMA Sekolah Pelita Harapan School Lippo Karawaci.
Putri dari pasangan Ricky Muljoto dan Jenny Siswono ini menjadi salah satu siswa berprestasi di sekolahnya dan mendapatkan banyak beasiswa dari prestasi yang ia raih di bidang seni. Selain menyanyi, Agnez Mo juga memiliki bakat di bidang olahraga.
Setelah lulus SMA, Agnez Mo tetap melanjutkan pendidikan di Universitas Pelita Harapan (UPH) di jurusan Hukum. Namun, Agnez Mo sempat cuti dari dunia perkuliahannya lantaran kesibukannya sebagai penyanyi.
Karier Agnez Mo yang semakin menanjak di tahun 2008 ternyata membuat ia akhirnya merelakan kuliahnya di UPH dengan IPK terakhir 3,67 karena mengundurkan diri dari kampus top swasta tersebut.
Namun, Agnez Mo tak ingin menyerah. Sejak dirinya mulai go internasional di tahun 2009, keinginan Agnez Mo untuk kembali mengejar gelar pendidikan membuatnya memutuskan untuk berkuliah di Oregon State University (OSU), Amerika Serikat, dengan program pendidikan jarak jauh di jurusan Political Science.
Agnez Mo tak menyangkal bahwa keinginannya belajar soal politik ini berasal dari sang inspirator, Barack Obama yang juga merupakan mantan Presiden Amerika Serikat.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Konflik di Rafah Perang atau Genosida? Agnez Mo Disebut Tak Paham Gara-gara Ikut Tanggapi Serangan Israel
-
Prancis Buka Peluang Akui Negara Palestina, Jika...
-
Kemarin Dihujat Gegara Dianggap Tak Bisa Bedakan Perang dan Genosida, Agnez Mo Kini Tegas Dukung Palestina
-
Umumkan Kolaborasi NCT dengan Starbucks, Fans Kecam Keras SM yang Tutup Mata soal Genosida di Palestina
-
Agnez Mo Kena Hujat Lagi, Disebut Tak Bisa Bedakan Perang dengan Genosida di Rafah Palestina
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam