Suara.com - Anggota Bidang Keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Thomas Djiwandono disebut-sebut bakal menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) di kabinet pamannya yang terpilih sebagai presiden baru.
Baru-baru ini, ia bersama timnya juga bertemu dengan Menkeu Sri Mulyani. Kabar dirinya yang bakal ditunjuk sebagai Menteri Keuangan lantas membuat rekam jejak Thomas juga ikut menuai sorotan.
Karier Thomas Djiwandono
Dari segi karier, Thomas Djiwandono mengawalinya sebagai wartawan magang di Majalah Tempo pada tahun 1993. Ia juga menjalani posisi serupa di Indonesia Business Weekly pada 1994.
Selain itu, Thomas pun pernah bekerja sebagai analisis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong. Kariernya tersebut diketahui terus meningkat pada tahun 2006.
Sebab saat itu, sang paman, Hashim memintanya untuk membantu di perusahaan agrobisnis, Arsari Group. Di sana, ia pun menjabat Deputy CEO. Adapun kini, ia aktif di ranah politik.
Thomas saat ini menjadi Bendahara DPP Partai Gerindra dan sudah dijalaninya sejak 2014. Selain itu, ia juga merupakan Anggota Bidang Keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran.
Terkait profilnya, Thomas Djiwandono lahir pada 7 Mei 1972 atau kini berusia 52 tahun. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati.
Ayahnya merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini mengajar di Nanyang Technological University, Singapura. Sementara ibunya, Bianti, adalah kakak kandung dari Prabowo.
Baca Juga: Pendidikan Thomas Djiwandono: Keponakan Prabowo yang Ketemu Sri Mulyani, Calon Menkeu?
Dengan begitu, Thomas juga merupakan cicit R.M Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46. Di sisi lain, Thomas sudah menikah hingga dikaruniai tiga orang anak.
Soal pendidikan, Thomas Djiwandono pernah bersekolah di SMP Kanisius, Menteng, Jakarta. Kemudian, ia melanjutkan studinya itu ke luar negeri, tepatnya di Amerika Serikat (AS).
Thomas kuliah dengan bidang studi sejarah di Haverford Colloge, Pennsylvania. Lalu, ia mengambil program master di bidang International Relations and International Economics.
Program itu dijalani Thomas di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, AS. Setelahnya, ia baru memulai pekerjaan atau kariernya di dunia jurnalistik.
Tujuan Bertemu Menkeu
Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran mengatakan bahwa komunikasi intens dengan Sri Mulyani dan jajaran Kemenkeu sudah dilakukan selama dua bulan. Hal ini guna menyiapkan proses transisi pemerintahan.
Berita Terkait
-
Pendidikan Thomas Djiwandono: Keponakan Prabowo yang Ketemu Sri Mulyani, Calon Menkeu?
-
Riwayat Pendidikan Ernest Prakasa, Berani Skakmat Sri Mulyani Soal Kuliah Gratis
-
Belum Resmi Dilantik, Prabowo Utus Elite Gerindra Temui Sri Mulyani: Obrolannya Terkait Janji Kampanye
-
Deretan Keponakan Prabowo yang Kini Kerap Tampil di Publik, Terbaru Bertemu Sri Mulyani
-
Dasco Jadi Ketua Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Langsung Pimpin Tim Temui Menkeu
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement