Suara.com - Tak henti-hentinya publik memberikan cap dinasti politik terhadap keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, kehadiran dinasti politik keluarga Jokowi dipandang kalah jauh dengan keluarga Cendana yang dikepalai oleh eks Presiden RI, Soeharto.
Publik menilai bahwa keluarga Soeharto jauh lebih berkelas ketimbang keluarga Jokowi. Pasalnya, anggota keluarga Cendana seperti Bambang Soeharto, Titiek Soeharto, dan Tommy Soeharto menguasai industri dan infrastruktur negara.
Sedangkan anak-anak Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, hanya berkutat di dunia kuliner dan itupun masih diterpa dengan naik-turunnya performa bisnis.
"Sori banget nih bukannya mau jadi orba apologist tapi meski sama-sama nepo baby Tommy, Tutut, sama Bambang Tri itu fokusnya lebih ke memperkuat kekuasaan via megang infrastruktur dan industri," celetuk warganet.
"Anak-anak Jokowi jualan martabak sama pisang goreng aja ga becus," lanjut warganet tersebut.
Lantas, benarkah dinasti Jokowi masih kalah saing dengan dinasti Jokowi?
Kehebatan anak-anak Jokowi: Kuasai kuliner hingga tim sepak bola
Meski kini rendah di mata publik, anak-anak Jokowi bisa merintis bisnis kuliner berskala besar.
Baca Juga: Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Serangan Israel ke Rafah
Gibran punya salah satu bisnis andalannya yakni Martabak Markobar yang tersebar luas di berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Makassar, hingga Manado.
Suami Selvi Ananda ini juga berjaya berkat bisnis cateringnya, Chili Pari yang menjadi langganan di berbagai perhelatan di Surakarta.
Bukan cuma di Solo, catering ini juga beroperasi di Yogyakarta, Ngawi, Madiun, dan Semarang.
Kendati demikian, Gibran kini harus melepas beberapa bisnisnya tersebut seusai didapuk menjadi Wali Kota Surakarta.
Usai tak lagi menekuni dunia bisnis, Gibran kini menikmati puncak kariernya di dunia politik lantaran menjadi Wakil Presiden RI terpilih.
Lalu sang adik, yakni Kaesang Pangarep juga merintis bisnis kuliner yakni Yang Ayam dan Sang Pisang yang tak asing di telinga masyarakat.
Berita Terkait
-
Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Serangan Israel ke Rafah
-
Cita-Cita Jan Ethes Viral di Tengah Batas Usia Calon Kepala Daerah Diturunkan, Netizen: Brace Yourself!
-
Dua Kali Megawati Soekarnoputri Absen Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende, Salah Satunya Dikaitkan dengan Jokowi
-
Upacara Harlah Pancasila di Blok Rokan, Jokowi Sampaikan Pesan Ini
-
Foto Bareng Dewi Perssik, Penampilan Erina Gudono Jadi Gunjingan: Kok Gitu Banget
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan