Suara.com - Buntut salah satu security-nya ketahuan memukuli anjing pelacak saat tengah bertugas, Plaza Indonesia memutuskan untuk mengakhiri kontrak vendor jasa keamanan K9 Security.
Hal tersebut disampaikan Plaza Indonesia melalui akun Instagramnya, menyusul klarifikasi permintaan maaf usai kejadian tersebut viral di media sosial.
"Kami dengan tulus meminta maaf lagi terkait insiden yang melibatkan vendor pihak ketiga kami yang menyediakan jasa keamanan K9 di lingkungan kami," bunyi pernyataan pada Kamis (6/6) malam.
"Plaza Indonesia telah memutuskan untuk mengakhiri jasa keamanan K9 secara efektif dan secepatnya."
Mal yang terletak di pusat kota Jakarta itu memastikan bahwa pihaknya selalu menjunjung standar tinggi integritas dan kode etik, termasuk tidak melegalkan segala bentuk kekerasan terhadap binatang.
Selain itu, di akun TikToknya, Plaza Indonesia juga langsung memanggil dokter hewan untuk memeriksakan kondisi Fay. Anjing berjenis Belgian Malinois itu saat ini disebutkan dalam kondisi sehat.
"Setelah saya melakukan lemeriksaan, secara menyeluruh secara pysical ya, ini tidak ditemukan adanya memar atau atau suatu benjol atau pendarahan atau semacamnya," kata dokter hewan tersebut.
Untuk respon dan gerakannya, Fay, kata dia juga masih memiliki kondisi yang bagus, yakni sigap dan siaga. Sehingga dapat disimpulkan jika anjing tersebut saat ini dalam keadaan yang sehat.
"Kemudian, respon dan gerakannya juga masih sangat bagus, sangat awas. Jadi bisa disimpulkan untuk si fey ini kondisnya atau keadaannya dalam keadaan sehat," ujarnya.
Baca Juga: Robby Purba Tegur Keras Sekuriti Mall yang Pukul Anjing: Aku Sakit Hati Banget
Sebelumnya, sebuah video yang pertama kali diunggah oleh MUA Marlene Hariman membuat geran netizen, memperlihatkan seorang security mal Plaza Indonesia memukuli anjing pelacak yang biasa berjaga di depan mal tersebut.
Dalam video terlihat, security yang memakai seragam hitam tampak memukul kepala anjing tersebut beberapa kali di pinggir pintu masuk mobil mal.
"HALLO @plazainsonesia Ini tolong dong security nya DITATAR. KENAPA ANJING ITU DIPUKUL???? KENAPA HARUS KASAR," tulis keterangan dalam video tersebut.
Tentu saja hal tersebut membuat netizen marah dan meminta pertanggung jawaban pihak mal hingga security yang melakukan tindakan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan