Suara.com - Penyanyi kondang Agnes Monica alias Agnez Mo kini menghadapi titik terberat dalam kariernya yang mendunia. Kekinian, sosok penulis lagu Ari Bias melayangkan gugatan ke Agnez Mo atas dugaan pelanggaran hak cipta.
Salah satu lagu yang mengantarkan Agnez Mo ke panggung dunia menjadi biang kerok gugatan tersebut. Bukan main, gugatan tersebut membuat Agnez Mo terancam membayar denda bahkan hingga kurungan penjara.
Terlepas dari gugatan itu, karier Agnez Mo penuh dengan lika-liku hingga ia bisa manggung di kancah internasional.
Lantas, seperti apa lika-liku karier Agnez Mo?
Berawal dari penyanyi cilik hingga tembus papan atas Tanah Air
Agnes memulai kariernya sebagai seorang penyanyi cilik.
Ia debut dengan lagu berjudul Si Meong yang dirilis oleh MM Record pada 1992 silam.
Kala itu, Agnes belum menyentuh usianya yang ke-10 namun sudah mendapatkan atensi di dunia musik anak-anak Tanah Air.
Ia juga berhasil dilirik oleh Eza Yayang, seorang penyanyi cilik yang kodang pada era 90-an akhir.
Baca Juga: Agnez Mo Resmi Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Ini Ancaman Hukumannya
Bakat menyanyi Agnes diasah sejak ia kecil. Adapun di gereja, Agnes menjadi penyanyi untuk mengiring puji-pujian di ibadah kebaktian.
Orang tua Agnes juga mengajak Agnes untuk mengikuti kursus musik dan piano.
Setelah menginjak usia dewasa, Agnes merilis album And the Story Goes pada tahun 2003 silam yang turut melibatkan musisi Melly Goeslaw.
Karier Agnes melejit drastis hingga ia bisa merilis album-album terkenal lainnya dan beberapa lagu kondang seperti Bilang Saja hingga Tak Ada Logika.
Artis kelahiran Jakarta tersebut menyabet segudang penghargaan sepanjang kariernya. Ia sempat memperoleh Artis Solo Wanita Pop Terbaik yang diberikan oleh Anugerah Musik Indonesia dan beberapa penghargaan lainnya.
Berhasil 'Go International'
Berita Terkait
-
Agnez Mo Resmi Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Ini Ancaman Hukumannya
-
Rizky Febian, Tiara Andini Hingga Agnez Mo Hentak Bandung Lewat Soora Music Festival
-
Diduga Tak Patuh Bayar Royalti, Adab Agnez Mo Dibandingkan dengan Kris Dayanti
-
Lagu-lagu Ciptaan Ari Bias yang Dinyanyikan Agnez Mo: Ada yang Paling Hits Pada Masanya
-
Masih Banyak Pelanggaran Royalti, Piyu Padi Desak Revisi UU Hak Cipta
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi