Suara.com - Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) belum lama ini diretas oleh kelompok hacker Brain Cipher Ransomware. Akibat dari kasus tersebut, Dirjen Aptika Kominfo mengundurkan diri. Siapa Dirjen Aptika Kominfo? Simak profil, rekam jejak, dan gaji Dirjen Aptika Kominfo di bawah ini.
Pada Kamis, 4 Juli 2024, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengumumkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dirjen per 1 Juli 2024. Pengumuman tersebut diumumkan dalam jumpa pers di Gedung Kemenkominfo, Jakarta. Melalui jumpa pers tersebut, Dirjen Aptika Kominfo Semuel juga menyampaikan penyebab dirinya mundur dari posisi sebagai Dirjen Aptika Kominfo.
Tanggung jawab PDN Diretas
Semuel mengungkap alasan dirinya mundur adalah sebagai bentuk tanggung jawab karena PDN diretas. Serangan tersebut menyebabkan data nasional Indonesia dari berbagai kementerian dan lembaga dicuri. Akibatnya data dari 230 instansi terdampak dan lima layanan publik sempat lumpuh.
Informasi lebih lengkap mengenai profil, rekam jejak, dan gaji Dirjen Aptika Kominfo ada di sini.
Profil Dirjen Aptika Kominfo
Semuel Abrijani Pangerapan lahir di Makassar, 27 Desember 1964. Sameul menempuh pendidikan di jurusan Administrasi Bisnis California State University, Fresno pada 1990. Ia lulus pada 1994 dan memperoleh gelar Sarjana Sains. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Pancasila dan berhasil meraih gelar magister di bidang administrasi bisnis dan manajemen pada 2021.
Setelah lulus dari universitas, Semuel bekerja di PT. Jasnita Telekomindo. Karir Semuel di perusahaan tersebut terus merangkak naik sampai ia menjabat sebagai Direktur Utama. Ia bekerja di perusahaan tersebut selama 20 tahun. PT. Jasnita sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, pusat panggilan, dan penyediaan cloud.
Perjalanan karier
Selama menjalankan posisi sebagai Dirut PT. Jasnita, Semuel merangkap jabatan sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) pada 2012. Ia berhasil membawa Indonesia sebagai tuan rumah dalam Internet Governance Forum (IGF) di tahun 2013.
Selanjutnya di tahun 2018, Semuel terpilih sebagai Kepala Delegasi Pertemuan Menteri Telekomunikasi dan TI ASEAN (TELMIN). Ia juga dipercaya sebagai Ketua Pertemuan Pejabat Senior Telekomunikasi dan Teknologi Informasi ASEAN (TELSOM). Semuel meninggalkan APJI dan Jasnita di tahun yang sama, yakni tahun 2016 karena diangkat sebagai Dirjen Aptika Kominfo.
Tugas Dirjen Aptika Kominfo
Sebagai Dirjen Aptika Kominfo, Semuel bertanggung jawab untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan dalam bidang tata kelola aplikasi informatika. Ia harus memastikan seluruh unik kerja bekerja dengan baik.
Baca Juga: Kekayaan Semuel Pangerapan Capai Rp22 M, Dirjen Aptika Kominfo Pilih Mundur Buntut PDNS Diretas
Berikut ringkasan peran Dirjen Aptika:
1. Mendorong percepatan agenda transformasi digital di Indonesia untuk segala lini.
2. Menciptakan iklim pengembangan digital yang kondusif bagi masyarakat.
3. Meningkatkan dan mendorong investasi serta meningkatkan ekonomi masyarakat melalui layanan digital.
Gaji Dirjen Aptika
Gaji pegawai Kominfo ditentukan berdasarkan peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 tahun 2019. Daftar gaji pegawai Kominfo sesuai peraturan tersebut adalah sebagai berikut:
- Pegawai Kominfo Golongan I Rp 1.560.800 – Rp 2.101.800
- Pegawai Kominfo Golongan II Rp 2.101.800 – Rp 2.506.000
- Pegawai Kominfo Golongan III Rp 2.579.400 – Rp 4.610.000
- Pegawai Kominfo Golongan IV Rp 4.601.800 – Rp 5.901.200
Jabatan Dirjen Aptika merupakan jabatan tertinggi di jajaran Kominfo sebagai Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas. Oleh karena itu, gaji Semuel sebagai Dirjen Aptika termasuk dalam gaji pegawai golongan IV, di kisaran Rp4 juta sampai Rp5 juta.
Selain gaji pokok tersebut di atas, ada juga tunjangan kerja dan THR. Adapun tunjangan kerja untuk pegawai Kominfo ditentukan berdasarkan grade. Berikut nilai tunjangan untuk pegawai Kominfo.
- Grade 1 Rp. 2.531.250
- Grade 2 Rp. 2.708.250
- Grade 3 Rp. 2.898.000
- Grade 4 Rp. 2.985.000
- Grade 5 Rp. 3.134.250
- Grade 6 Rp. 3.510.400
- Grade 7 Rp. 3.915.950
- Grade 8 Rp. 4.595.150
- Grade 9 Rp. 5.079.200
- Grade 10 Rp. 5.979.200
- Grade 11 Rp. 8.757.600
- Grade 12 Rp. 9.896.000
- Grade 13 Rp. 10.936.000
- Grade 14 Rp. 17.064.000
- Grade 15 Rp. 19.280.000
- Grade 16 Rp. 27.577.500
- Grade 17 Rp. 33.240.000
Apabila melihat jabatan Semuel Abrijani Pengerapan akan mendapatkan tunjangan grade 17 sebesar Rp33 juta. Ditambah dengan gaji pokok tertinggi sebesar Rp5 juta, maka diperkirakan total pendapatan per bulan Semuel adalah sebesar Rp38 juta.
Demikian itu profil, rekam jejak, dan gaji Dirjen Aptika Kominfo.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim