Suara.com - Jennifer Coppen buka suara mengungkap alasan jenazah suaminya, Yitta Dali Wassink dikremasi usai meningggal dunia pada Kamis (17/7/2024).
Hal ini disampaikan Jennifer Coppen usai melakukan prosesi pelarungan abu jenazah suaminya di Pantai Lembeng pada Minggu (21/7/2024).
Jennifer Coppen menuturkan jika kremasi dilakukan atas permintaan mendiang suaminya. Ia pun meminta khalayak agar menghargai hal ini.
"Banyak yang tanya kenapa Papa Dali dikremasi. Aku mau minta kalian hargai saja keputusan keluarga. Itu memang permintaan Papa Dali. Jadi mohon hargai keputusan Papa Dali," kata Jennifer.
Ibu Kamari Sky Wassink ini turut membeberkan bahwasanya mendiang suaminya belum banyak mengetahui mengenai ajaran agama Islam.
"Karena belum belajar banyak. Jadi Papa Dali belum terlalu mengerti tentang agama Islam," terang Jennifer.
Di momen ini, ibu satu anak ini juga turut menjelaskan bila dirinya tetap melakukan tahlilan untuk mendoakan mendiang suaminya di rumah.
"Tolong doain, yang penting intinya doain. Aku juga cuma mau ngelurusin ada yang bilang kalau aku enggak bikin tahlilan, aku bikin kok, di rumah bikin kok," ungkap Jennifer.
Pernyataan Jennifer Coppen ini kini ramai menjadi perbincangan. Sayang, masih banyak netizen yang memperdebatkan masalahan mendiang suami Jennifer Coppen yang dikremasi.
"Berarti memang Dali bukan Islam dong Mbak," ujar netizen.
"Wasiat kalau melenceng dari syariat enggak wajib dituruti ya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa Papa Dali," timpal netizen.
"Wasiat yang bertentangan sama ajaran Islam enggak usah dilaksanakan. Enggak papa," tambah netizen.
"Dia enggak harus klarifikasi. Itu urusan dia sama Allah. Sakit banget pasti itu lagi berduka," terang netizen.
"Lebih baik mendoakan daripada ributin soal agama," imbuh netizen.
"Itu privasi. Orang-orang itu pada sibuk dengan agama. Haduh enggak punya etika. Kasihan yang kehilangan tambah sedih," komentar netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Penyebab Kematian Ustaz Jefri Al Buchori Mendadak Diungkit dan Dikomentari Nyinyir, Tangisan Adiba Khanza Pecah
-
Suami Mualaf, Jennifer Coppen Ungkap Kebiasaan Dali Wassink: Sebelum Makan Baca Doa...
-
Suaranya Bergetar, Jennifer Coppen Kenang Chat Terakhir Dali Wassink Pamit Pulang
-
Kecelakaan Dali Wassink Dikaitkan dengan Mendiang Uje, Abidzar Emosi Sampai Mau Lapor Polisi
-
Jennifer Coppen Pilu Rayakan Ulang Tahun, Teringat Keinginan Dali Wassink: Kita Piknik di Pantai Ya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!