Suara.com - Belakangan ini, label keluarga cemara kerap dialamatkan pada keluarga Fuji. Pasalnya keluarga ini selalu terlihat akur satu sama lain, tak terkecuali Fuji dan kakaknya, Fadly Faisal.
Namun walaupun dikenal akrab dan hangat, Fadly ternyata heran saat diminta untuk senantiasa menjaga Fuji. Di hadapan Maia Estianty, aktor berusia 24 tahun itu menilai sang adik kini sudah dewasa dan semestinya bisa menghadapi masalahnya sendiri.
"Gue lebih sering diatur (netizen) buat jagain adik gue, kenapa? Gue juga punya kerjaan sendiri," tutur Fadly seperti dikutip dari akun TikTok @/elfiga21, Selasa (13/8/2024).
"Adik gue udah 22 tahun, wajar aja dia udah bisa nanggapin sendiri, masa gue jagain terus? Biar dia rasain sendiri. Kalau gue jagain terus, entar kalau gue udah enggak ada, gimana?" imbuh Fadly.
Namun sekalipun melempar jawaban yang terkesan menohok, keakraban Fuji dan Fadly tetap terlihat di sejumlah kesempatan. Hal ini membuat pola asuh Haji Faisal dan Dewi Zuhriati kepada anak-anaknya turut menjadi sorotan.
Tampaknya kehangatan keluarga mereka juga tidak lepas dari perjalanan Haji Faisal dan istrinya hingga kini sukses menjadi juragan tekstil di Jakarta. Usut punya usut, Haji Faisal dan Dewi dulunya merantau dari Padang sehingga bisa dibilang jauh dari keluarga besar.
Perjalanan ini pula yang membuat Haji Faisal dan Dewi menerapkan pola asuh yang ketat ke anak-anak mereka. "Dulu Opa mendidik anak ini boleh dibilang agak ketat, bagaimana agar anak mandiri," ungkap Haji Faisal.
"Kalau hari libur disuruh ke Tanah Abang, meskipun banyak alasan mau ngerjain tugas segala macam, dua jam pun harus pergi ke Tanah Abang," lanjut Dewi.
Rupanya Haji Faisal dan istrinya ingin anak-anak mereka memahami soal sulitnya mencari uang sehingga dapat lebih menghargai apa yang mereka miliki sekarang.
Baca Juga: Jejak Digital Fuji Punya Keluarga Cemara, Bikin Netizen Iri: Sederhana, tapi Enggak Semua Orang Bisa
Pengakuan yang sama juga pernah disampaikan oleh Fuji saat ditanyai oleh warganet di Instagram-nya. "Strict parents dan tegas banget. Enggak mau manjain anaknya, tapi tetap memfasilitasi anaknya dengan cukup, nggak lebih nggak kurang," ungkap Fuji.
Selain itu, Haji Faisal juga menerapkan jam malam yang ketat kepada anak-anaknya. "Enggak boleh main malam, jam 6 magrib udah harus di rumah buat belajar," kata Fuji.
Namun didikan keras ini juga yang membuat Fuji dan kakak-kakaknya menjadi mandiri serta selalu merawat kekeluargaan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim