Suara.com - Pertanyaan seputar kapan MotoGp diselenggarakan di Mandalika semakin mencuat di tengah kabar bahwa dana penyelenggaraannya kian seret.
Kabar kurang menyenangkan tersebut terdengar dari Lucy Wiryono selaku pengelola sirkuit Mandalika. Pasalnya, pendanaan tahun ini tampaknya berasal dari pihak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Seperti diketahui, biaya pendanaan sirkuit Mandalika untuk MotoGP bisa mencapai Rp231 miliar.
“Hosting fee Mandalika yang harus dibayar ke Dorna Rp231 miliar. Deadline tanggal 27 September 2024 dan belum dibayar. Menteri Pariwisata sudah menyatakan tidak akan memberi subsidi berupa hosting fee lagi,"
Lantas, apakah kekhawatiran tersebut bisa berdampak pada keberlangsungan MotoGP yang akan segera dimulai? Berikut informasinya.
Kapan MotoGP 2024 Mandalika Digelar?
Berdasarkan siaran pers dari Kemenparekraf dan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) akan digelar pada tanggal 27–29 September 2024. Itu artinya, Mandalika harus siap dalam kurun waktu kurang lebih 10 hari.
Indonesia kembali terpilih menjadi tuan rumah MotoGP untuk ketiga kalinya. Sebelumnya, MotoGP pada tahun 2023 juga diselenggarakan di Mandalika.
Sebelum digunakan untuk bertanding, sirkuit sepanjang 4,3 kilometer ini juga akan dipakai untuk latihan para peserta.
Sementara itu, penjualan tiket MotoGP di Mandalika telah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Anda bisa membelinya dengan harga mulai dari Rp700 ribu.
Baca Juga: Pantas Banyak yang Pilih ke Malaysia, Segini Beda Harga Tiket Nonton MotoGP di Mandalika vs Sepang
Dorna belum mencoret Mandalika
Di balik berbagai kabar buruk yang menerpa selama proses persiapan, Dorma selaku salah satu pemegang MotoGP masih mempertahankan Mandalika sebagai sirkuit tempat balapan.
Sebelumnya, Dorna sempat membatalkan agenda balap di Argentina dan Kazakhstan.
Sebagai solusi dari pembayaran yang masih tersendat, Lucy menyebut bahwa Indonesia Tourism Development Center akan bernegosiasi dengan Dorna untuk memundurkan tenggat pelunasan.
“Katanta ITDC akan minta ke Dorna untuk boleh mundur pembayarannya. Jadi, akan tetap race,” ujar Lucy.
Lucy juga menambahkan bahwa kecil kemungkinan MotoGP di mandalika akan dibatalkan karena pihak Dorna bisa mengalami kerugian.
“Mereka juga nggak bisa batalin sih. Karena kalau kurang dari 20 race, mereka mesti bayar penalti juga ke TV yang udah beli hak siar,” pungkas Lucy Wiryono.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Pantas Banyak yang Pilih ke Malaysia, Segini Beda Harga Tiket Nonton MotoGP di Mandalika vs Sepang
-
Karut Marut MotoGP Mandalika: Terancam Gagal Gegara Hosting Fee Belum Dibayar
-
Lucy Wiryono Bahas Nasib Sirkuit Mandalika yang Mulai Kesulitan Dana Buat Gelar MotoGP
-
Krisis Dana Ancam MotoGP Mandalika? Dorna Terjepit di Antara Deadline dan Penalti
-
Marc Marquez Jadi Juara Dunia MotoGP 2024? Begini Kata Kepala Krunya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup