Suara.com - Performa di tempat kerja dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah rasa percaya diri. Pakar mengatakan dengan rasa percaya diri yang tinggi, performa kerja bisa meningkat. Sebaliknya, sering merasa minder di tempat kerja justru bisa menurunkan performa dan memengaruhi karier.
HR Consultant, Hairul, M.Psi, menjelaskan merasa tidak percaya diri dengan hasil pekerjaan sejatinya wajar saja. Emosi seperti ini bisa dialami siapa saja saat bekerja. Namun rasa tidak percaya diri secara terus menerus bisa berbahaya bagi pengembangan diri dan karier.
"Rasa minder atau rendah diri di tempat kerja biasanya terjadi karena kita sebagai individu, dalam hal ini adalah karyawan, merasa tidak memiliki kemampuan yang mumpuni untuk mengerjakan apa yang kita kerjakan yang telah tertulis pada Key Performance Indicator (KPI). Belum lagi ketika kita melihat rekan kerja kita yang lain memiliki kemampuan yang lebih hebat dari kita. Mereka bisa mengerjakan tugas dengan cepat dan semakin membuat kita tidak percaya diri," tutur lulusan Fakultas Psikologi Universitas Atma Jaya ini, kepada Suara.com, Rabu (18/9/2024).
Padahal menurut Hairul, tidak ada alasan untuk merasa minder dan rendah diri di tempat kerja. Sebagai karyawan, diterima di tempat kerja menandakan kamu sudah melewati fase ujian dan memenuhi kriteria yang diminta oleh perusahaan.
"Padahal, yang perlu kita yakini adalah, kita diterima di tempat kita bekerja saat ini adalah karena HRD atau User saat melakukan seleksi, melihat ada hal atau faktor ‘X’ yang mereka yakin bahwa kita dapat menjalani apa-apa yang menjadi pekerjaan kita dengan kemampuan yang kita miliki," terangnya lagi.
5 Cara Mengatasi Minder di Tempat Kerja
Minder yang berlarut-larut bisa menurunkan kinerja, mengurangi motivasi, dan bahkan mempengaruhi perkembangan karier. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara untuk mengatasinya.
Melansir laman HR Cloud, berikut lima langkah efektif yang bisa membantu Anda mengatasi rasa minder dan meningkatkan rasa percaya diri di lingkungan kerja.
1. Kenali Kekuatan Anda
Langkah pertama dalam membangun kepercayaan diri adalah memahami kekuatan dan potensi diri. Banyak dari kita sering fokus pada kelemahan, namun penting untuk menyadari kelebihan yang kita miliki.
- Buat Daftar Kekuatan: Cobalah menulis kemampuan, keterampilan, dan pencapaian Anda. Pikirkan tentang momen-momen di mana Anda merasa bangga dengan diri sendiri. Ini bisa membantu mengingatkan Anda tentang potensi yang mungkin terlupakan.
- Refleksi Diri: Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri secara jujur. Apa yang membuat Anda unik di tempat kerja? Apa kontribusi besar yang sudah Anda berikan? Mengetahui nilai diri sendiri bisa membantu meningkatkan rasa percaya diri.
2. Ubah Pola Pikir Negatif
Pikiran negatif adalah musuh besar kepercayaan diri. Pikiran seperti “Saya tidak bisa” atau “Saya tidak cukup baik” hanya akan memperburuk perasaan minder. Mengubah pola pikir negatif menjadi positif adalah kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan diri.
- Ganti Kata-kata Negatif: Setiap kali Anda merasa tidak mampu, coba ubah cara berpikir dengan mengatakan “Saya akan berusaha” atau “Saya mampu melakukannya.” Pikiran positif ini bisa membantu Anda lebih berani dalam mengambil tindakan.
- Fokus pada Solusi: Daripada berfokus pada masalah, latih diri untuk segera mencari solusi. Ini akan membuat Anda lebih proaktif dan meningkatkan keyakinan dalam menghadapi berbagai situasi.
3. Belajar dari Pengalaman
Setiap kegagalan adalah pelajaran berharga yang dapat membantu Anda berkembang. Alih-alih merasa minder saat menghadapi kegagalan, gunakan pengalaman tersebut sebagai kesempatan untuk belajar dan menjadi lebih baik.
- Evaluasi Kegagalan: Setiap kali Anda mengalami kegagalan, tanyakan pada diri sendiri apa yang bisa dipelajari dari situasi tersebut. Ini bukan soal menyalahkan diri sendiri, tapi tentang bagaimana Anda bisa tumbuh dari pengalaman.
- Rayakan Keberhasilan: Jangan ragu untuk merayakan pencapaian, sekecil apapun itu. Memberi penghargaan kepada diri sendiri bisa membantu Anda tetap termotivasi dan merasa lebih percaya diri.
4. Jalin Relasi Positif
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
Frame 50 Pas untuk Tinggi Badan Berapa? Ini 5 Rekomendasi Road Bike yang Cocok dan Anti Cedera
-
5 Pilihan Sunscreen Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Jadi Glowing
-
Kumpulan Promo Imlek 2026 dari Makanan, Hotel hingga Tempat Hiburan
-
5 Rekomendasi Parfum Indomaret di Bawah Rp50 Ribu, Wangi Elegan dan Tahan Lama
-
30 Link Poster Ramadan 2026, Gratis dan Siap Pakai untuk Menyambut Bulan Suci