Suara.com - Sebut Hollywood sebagai jebakan, perjalanan karier Agnez Mo sampai go international rupanya memang bukan hal yang mudah. Memulai karier sebagai penyanyi cilik dengan lagu Si Meong, beberapa tahun terakhir, Agnez Mo memilih untuk lebih fokus berkarir di luar negeri.
Namun, keputusan tersebut ternyata penuh dengan lika-liku dan tak terlepas dari cibiran. Ia bahkan sempat ditawari promosi di klub striptis dengan bayaran Rp1 miliar.
Lantas, apa saja yang telah dilakukan Agnes Monica selama ini? Berikut informasinya.
Perjalanan karier Agnez Mo sampai go internasional
Lahir pada tahun 1986, Agnes Monica sudah mulai berkarier sejak usianya masih sangat bela, yaitu 6 tahun. Kala itu, ia dikenal melalui lagu Si Meong pada 1994.
Pada tahun 1999, mantan kekasih Dirly Idol ini berhasil menyabet Album Anak-Anak Terbaik. Tak hanya jadi penyanyi, Agnes Monica juga piawai dalam membawakan acara, salah satunya adalah Tralala-Trilili.
Ia juga mengembangkan kemampuannya dalam dunia seni peran. Beberapa judul sinetron yang ia mainkan adalah Lupus Milenia dan Pernikahan Dini.
Usai berkarier jadi penyanyi cilik, Agnez Mo perlahan berubah menjadi seorang penyanyi dewasa. Dibantu Melly Goeslaw dan Ahmad Dhani, ia merilis album dewasa pertama bertajuk And The Story Goes di tahun 2003.
Sejak saat itu, gaya penampilan Agnes Monica sudah mulai berbeda, tetapi tetap banyak disukai. Beberapa masterpiece karya Agnes Monica adalah Matahariku, Rindu, dan Karena Ku Sanggup.
Baca Juga: Heboh Kasus P Diddy, Agnez Mo Ternyata Sempat "Ngode" tentang Industri Hiburan Hollywood
Agnez Mo Go Internasional
Berhasil menguasai pasar musik di Indonesia, pada tahun 2010, Agnez Mo berupaya melebarkan sayap ke dunia internasional. Semua ini bermula ketika ia menjadi pembawa acara di red carpet American Music Awards.
Karya pertamanya untuk pasar yang lebih besar adalah Sacredly Agnezious yang diluncurkan pada tahun 2011. Di tahun 2012, Agnez berhasil dinobatkan jadi Best Asian Artist Indonesia di Mnet Asian Music Awards.
Berkat usahanya, ia sempat berkolaborasi dengan Chris Brown. Kepopulerannya membuat Agnez Mo diabadikan dalam bentuk patung lilin di Museum Madame Tussauds Singapura.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
7 Sumber Kekayaan Agnez Mo, Tegas Tolak Rp1 M untuk Tampil di Klub Striptis AS
-
'Jelek Mah Jelek Aja', Mereka yang Kritis Dengar Agnez Mo Kurang Laku di AS karena Terlalu Idealis
-
Deretan Bisnis Agnez Mo, Sikapnya Tolak Promosi Lagu di Klub Striptis Kembali Viral Usai Kasus P Diddy
-
Berapa Kekayaan Agnez Mo, Berani Tolak Tawaran Rp 1 M di Klub Striptis
-
Jejak Digital Terkuak, Agnez Mo Miliki Hubungan Dekat dengan Keluarga P Diddy
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan