Suara.com - Tak cuma dikenal sebagai artis multitalenta, Raffi Ahmad juga diketahui memiliki sederet bisnis yang tentu semakin memperbanyak pundi-pundi uangnya.
Salah satunya adalah bisnis kuliner bertajuk RANS Nusantara Hebat, buah kerjasamanya dengan Kaesang Pangarep di kawasan BSD Tangerang.
Namun belum lama ini bisnis kulinernya bersama Kaesang dicibir karena diduga sepi walaupun terhitung baru dibuka. Adalah eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, yang sempat menyoroti kondisi usaha kuliner Raffi dan Kaesang tersebut.
"Minggu malam mengunjungi Rans Nusantara Hebat (milik Rafi Ahmad dan Kaesang) di BSD. Situasinya? Silakan publik menilai," ujar Said Didu di akun X-nya, dikutip pada Minggu (6/10/2024).
Tak heran bila nasib bisnis-bisnis Raffi jadi menuai sorotan. Bahkan ada yang terang-terangan menilai Raffi kerap membuat bisnis secara asal-asalan hingga diberi bintang satu.
Bak ingin mengentaskan masalah tersebut, Raffi terlihat langsung membagi-bagikan voucher kepada para pengunjung usahanya.
"Buat besok, aku mau bagi-bagiin ini banyak banget. Ada voucher Rp25 ribu. Ini cuma sedikit, sisanya ada ribuan voucher aku bagiin buat kalian. Ribuan voucher Rp25 ribu buat kamu!" ucap Raffi dalam videonya.
Dijelaskan di video, voucher-voucher itu dibagikan kepada para pengunjung RANS Nusantara Hebat pada Sabtu (5/10/2024). "Ada performance ASTRID, Sigit Wardana, dan lainnya. Jangan lupa datang ya guyss!" imbuhnya di kolom caption.
Namun tampaknya tidak semua warganet menyambut positif aksi Raffi tersebut. Apalagi karena suami Nagita Slavina itu baru terseret blunder penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) Thailand yang diduga kampus abal-abal.
Baca Juga: Kaesang Bercanda Soal Private Jet, Fedi Nuril Sentil Pakai Video Lawas: Ini Gimana?
"Rafi ada pidato pengukuhannya tidak? Biasanya Dr. HC bikin pidato menjelaskan bidang yang terkait dengan penghargaan," komentar warganet. "Ada pembagian gelar doktor juga nggak? Mau ikut ni," sindir warganet.
"Tiba-tiba sebar Bansos. Persis Mulyono," kata warganet. "Cara bungkam berita yang beredar agar tdak kurang followers adalah bagi-bagi duit," imbuh warganet lain. "Mending duitnya lu pakai daftar kuliah yang bener bang, daripada bayar gelar doktor abal-abal," timpal yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan