Suara.com - Jadi kata kunci paling banyak dicari di Google 2024, mengapa Labubu viral? Kepopuleran Labubu di Indonesia bahkan membuat boneka lucu ini membuat rusuh orang-orang dewasa di mall.
Belum lagi, harga Labubu yang jadi dijual berkali-kali lipat lantaran tingginya minat pembeli. Namun, apa sebenarnya yang membuat Labubu istimewa sampai akhirnya banyak dicari? Berikut ulasannya.
Mengapa Labubu Bisa Viral?
Menjelang akhir tahun, Google merilis beberapa topik yang banyak dicari sepanjang 2024. Salah satunya adalah kata kunci "mengapa Labubu viral?". Menjawab pertanyaan tersebut, berikut akan dibahas asal-usul Labubu hingga akhirnya viral di Indonesia.
Merangkum dari laman lifestyleasia.com, Labubu sebenarnya merupakan boneka yang diciptakan dari karakter The Monster. Ini adalah karakter ciptaan Kasing Lung yang terinspirasi dari dongeng Nordik atau bangsa yang ada di wilayah Eropa Timur dan Atlantik Utara.
Ciri khas dari boneka Labubu adalah telinganya yang runcing, gigi tajam yang menonjol, senyum nakal, dan perawakannya yang kecil. Ekspresi Labubu pun cukup beragam sehingga bisa memenuhi selera banyak orang.
Labubu mendadak jadi viral usai dibagikan oleh Lisa BLACKPINK pada April 2024. Sejak saat itu, banyak orang yang ingin punya boneka kembaran dengan Lisa BLACKPINK. Maklum saja, Lisa memiliki lebih dari 100 juta pengikut di akun Instagram pribadinya.
Sebelumnya, Labubu sendiri memang sudah menjadi karakter The Monster yang paling terkenal. Popularitasnya cukup tinggi jika dibandingkan karakter The Monster lain, seperti Tycoco dan Zimomo.
Karena kepopulerannya yang mendunia, pemerintah Thailand bahkan sampai membuat peringatan untuk berhati-hati supaya tidak membeli boneka Labubu yang palsu.
Baca Juga: Fakta Unik Cromboloni: Pastry yang Resepnya Jadi Paling Viral di Google Sepanjang 2024
Sejak viral, orang-orang memang harus sampai mengikuti jasa titip (jastip) untuk bisa mendapatkan Labubu. Tak mau ketinggalan momen, beberapa artis Indonesia, seperti Nagita Slavina, Ayu Ting Ting, hingga Citra Kirana pun ikut meramaikan trend menjadikan Labubu sebagai gantungan tas mereka.
Bagi beberapa orang, boneka Labubu juga dinilai sebagai bentuk investasi. Pasalnya, harga Labubu memang sempat meningkat berkali lipat dari harga aslinya. Viralnya boneka Labubu bahkan sampai menimbulkan kericuhan di sebuah mall di Indonesia lantaran Pop Mart sedang mampir untuk membuka gerai sementaranya.
Demikian informasi mengenai mengapa boneka Labubu viral dan menjadi salah satu hal yang banyak dicari di tahun 2024.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien