Suara.com - Perjalanan menyusui bukanlah hal mudah untuk dijalani bagi setiap ibu. Hal inilah yang dirasakan Aurel Hermansyah kala memberikan ASI eksklusif kedua putri cantiknya, Ameena dan Azura.
Untuk itulah, istri Atta Halilintar ini mengatakan jika momen menyusui buah hatinya juga menjadi salah satu momen yang paling berkesan yang tak dapat diulang.
"Tak hanya soal memberikan makanan pokok kepada bayi, pemberian ASI menjadi momen kedekatan antara ibu dan anak yang belum tentu bisa diulang," kata Aurel Hermansyah dalam siaran pers acara Breastfeeding Fest" di The Sultan Hotel Jakarta, Sabtu (14/12).
Aurel juga mengaku, sukses memberikan ASI untuk buah hati juga bukan hal yang mudah tanpa dukungan orang-orang di sekitar serta ASI Booster.
"Buat mami di luar sana, semangat terus, karena setelah hamil masih harus menyusui, itu bonding yang luar biasa. Kita belum tentu bisa ngulangi lagi dan Mom Uung membantu ASI aku jadi banyak, jadi berkualitas," ucap Aurel.
Hal senada juga disampaikan oleh dr. Elizabeth Margaretha P, MARS, CIMI. Menurutnya perjalanan menyusui bukan hanya antara ibu dan bayi saja. Karema itu peran orang-orang terdekat sangat membantu seorang ibu untuk lancar menyusui.
Menurut dr. Elizabeth, edukasi terkait pentingnya menyusui juga harus didapatkan oleh keluarga sang ibu serta orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut.
Ia mengatakan prinsip seorang ibu tentang pemberian ASI harus sama dengan orang-orang di sekitarnya. Jika tidak, maka akan ibu akan kesulitan dalam perjalanan meng-ASI-hi.
"Cari helper yang sebaiknya support untuk ASI, jangan sampai, kita mau belajar pakai media ASI perah yang lain, pengasuhnya enggak mau dukung, maunya pakai itu aja nggak mau coba belajar. Itu yang akan menjadi kesulitan para mommies untuk sukses belajar yang seharusnya," ujar dr. Elizabeth.
Baca Juga: Kecil-kecil Pakai High Heels, Gaya Ameena Ala Pekerja Kantoran Tuai Sorotan
"Kalau ada support, ibu menyusui tentu akan merasa lebih mudah, merasa lebih bahagia, dan ujungnya akan berpengaruh terhadap perjalanan menyusui seorang ibu," tambahnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Mom Uung kembali memberikan dukungannya untuk mendampingi perjalanan jutaan ibu menyusui di seluruh Indonesia melalui acara "Breastfeeding Fest" di The Sultan Hotel Jakarta, Sabtu (14/12).
Acara yang dikhususkan untuk ibu hamil dan menyusui ini, menghadirkan lebih dari 3.000 peserta dan beberapa selebritas tanah air.
"Breastfeeding Fest ini hadir sebagai bentuk perayaan untuk ibu, sebagai bentuk support menyusui, dan juga sebagai pengingat kalau dalam perjalanan menyusui, ibu tidak sendiri, karena Mom Uung selalu jadi garda terdepan untuk perjalanan menyusui kalian," kata Founder Mom Uung Victoria Finky.
Finky mengatakan, Mom Uung memiliki misi ingin membersamai dan membantu perjalanan ibu menyusui hingga 2 tahun. Tak hanya membantu para ibu dalam produk booster ASI, Mom Uung juga terus meningkatkan layanan konsultasinya.
Berdasarkan data Mom Uung, terdapat 700 ribu lebih ibu yang menggunakan layanan konsultasi, yang disediakan oleh Mom Uung panjang 2024.
Mom Uung berharap acara ini bisa berkelanjutan, dengan tujuan dapat memberikan ruang khusus untuk ibu hamil dan ibu menyusui, sehingga bersama menciptakan generasi emas, generasi hebat, kebanggaan Bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas