Suara.com - Februari merupakan bulan yang unik dan penuh makna, dikenal sebagai bulan cinta karena perayaan Hari Valentine.
Bulan ini juga merupakan bulan terpendek dalam setahun, dengan 28 atau 29 hari. Lantas mengapa bulan Februari hanya 28 atau 29 hari saja?
Bulan Februari memiliki 28 atau 29 hari dilatar belakangi faktor sejarah dan sistem penanggalan yang digunakan.
Pada awalnya, kalender Romawi kuno hanya terdiri dari 10 bulan, dimulai dari Maret hingga Desember, dengan total 304 hari.
Raja Numa Pompilius menambahkan Januari dan Februari untuk menyelaraskan kalender dengan tahun lunar, sehingga total hari dalam setahun menjadi 355.
Numa Pompilius ingin menghindari angka genap dalam kalendernya karena kepercayaan bahwa angka genap membawa sial.
Oleh karena itu, dia mengurangi satu hari dari bulan-bulan yang memiliki 30 hari, menjadikan Februari sebagai bulan dengan 28 hari.
Reformasi Kalender
Julius Caesar kemudian melakukan reformasi kalender dan diperbaiki lebih lanjut oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1582, yang menetapkan aturan lebih ketat untuk menjaga akurasi kalender.
Untuk mengatasi perbedaan antara panjang tahun kalender (365 hari) dan waktu yang sebenarnya dibutuhkan Bumi untuk mengelilingi Matahari (sekitar 365,25 hari), setiap empat tahun ditambahkan satu hari ekstra ke bulan Februari, menjadikannya 29 hari pada tahun kabisat.
Dengan demikian, bulan Februari tetap memiliki jumlah hari yang lebih sedikit dibandingkan bulan lainnya sebagai hasil dari tradisi kuno dan kebutuhan untuk menyelaraskan kalender dengan pergerakan Bumi di sekitar Matahari.
Berita Terkait
-
Sinopsis Shazam! di Blockbuster Sahur Movies Trans TV 26 Februari 2026
-
Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya
-
Satu Februari, Empat Makna: Valentine, Imlek, Pra-Paskah, dan Ramadan
-
Ramalan Shio Besok 16 Februari 2026, Siapa Paling Hoki Jelang Imlek?
-
16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung