Suara.com - Pro dan kontra muncul menyusul kasus Agnez Mo dengan Ari Bias. Sejumlah musisi ikut berkomentar. Bahkan, sampai ada yang saling sandir mendukung salah satu kubu.
Ahmad Dhani misalnya, yang mendukung Ari Bias menyindir Marcell Siahaan. Pentolan band Dewa itu bilang harus bergelar S3 dulu baru boleh bicara mengenai hak cipta. Diketahui, Marcell Siahaan mendukung Agnez Mo. Dia menyebutkan tak harus membayarkan gugatan Rp1,5 miliar.
Agnez Mo yang menjadi bintang tamu di YouTube Deddy Corbuzier angkat bicara mengenai hal itu. "Ini bukan penyanyi lawan pencipta. One, i'am singer also song writer. So kaki gua itu di dua-duanya, penyanyi dan pencipta lagu," kata Agnez Mo dikutip.
Mengenai pencipta lagu harus dibayar, Agnez sepakat dengan itu. Namun, bagaimana mekanisme izinnya yang harus diketahui banyak orang.
Sementara itu, terkait dengan para musisi dan penyanyi yang mendukung dirinya sebenarnya bukan karena itu, tapi membela undang-undang sekarang. Agnez Mo lantas menyindir pernyataan Ahmad Dhani. "Karena kan istilahnya ya ga perlu jadi S3 juga buat ngerti. Biar gitu kan gua ada kuliah hukum ya," ujar Agnez.
"Gua dengar kata-katanya siapa tuh?" ujar Deddy Corbuzier.
"Ya sempat lah dengar-dengar, yang katanya kalo ga S3 ga boleh ngomong. Jadi ga perlu S3 juga karena itu sebenarnya semester pertama gua kuliah hukum itu uda jelas bahwa hukum itu tidak berlaku surut," sahut Agnez Mo.
Pernyataan Agnez Mo itu viral. Lantas, seperti apa pendidikan Agnez Mo?
Jejak Pendidikan Agnez Mo
Baca Juga: Sistem Distribusi Royalti Tak Beres, Denny Chasmala Pilih Cari Cuan dari Kerjaan Lain
Penyanyi kelahiran Jakarta tersebut menghabiskan masa kecilnya di tempat kelahirannya. Dia menempuh sekolah di SD Tarakanita Jakarta. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP dan SMA Pelita Harapan School Lippo Karawaci.
Selesai sekolah, Agnez Mo sempat kuliah di Universitas Pelita Harapan dengan mengambil jurusan Hukum. Namun, ia tak melanjutkan pendidikannya dan memilih melanjutkan kuliah.
Agnez Mo dikenal sebagai pelajar berprestasi. Sebelum mengambil cuti pada 2006, nilainya cukup tinggi 3,67.
Kemudian pada 2009 ia diketahui melanjutkan kuliah di OSU Amerika Serikat program distance education dengan jurusan Political Science.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas