Suara.com - Ingatkah Anda dengan lagu nuansa bening yang sempat populer beberapa tahun lalu? Lagu yang dibawakan dengan indah oleh Vidi Aldiano ini ternyata merupakan ciptaan dari Keenan Nasution, seorang musisi dan pencipta lagu yang populer.
Nama Keenan sendiri muncul ke permukaan ketika isu mengenai hubungan antara penyanyi dan pencipta lagu mengemuka. Tak sedikit yang berhubungan dengan baik, namun ada pula yang bahkan berurusan hukum hingga ke meja pengadilan.
Profil Keenan Nasution
Lahir pada 5 Juni 1952 lalu, pria ini memiliki nama asli Rada Krishnan Nasution. Dikenal luas sebagai penyanyi dan musisi, ia juga memiliki banyak lagu yang diciptakan dan sukses melambungkan beberapa nama penyanyi di Indonesia.
Keenan sendiri awalnya terkenal karena mendirikan Sabda Nada pada tahun 1966 lalu, dan sempat malang melintang di industri musik Indonesia. Keenan memiliki empat saudara kandung, yakni Zulham Nasution, Gauri Nasution, Oding Nasution, dan Debby Nasution. Keempatnya juga berprofesi sebagai musisi.
Keenan Nasution menikah dengan Ida Royani yang juga seorang musisi, dan dikaruniai dua orang anak. Daryl adalah anak laki-lakinya, smeentara Jenahara Nasution adalah anak perempuannya yang kini dikenal sebagai perancang busana.
Selama karirnya, ia juga dikenal luas sebagai bagian dari band Gipsy. Band ini pernah berkolaborasi dengan Guruh Soekarno Putra, dan menghasilkan rekaman 16 lagu dengan tajuk Tri Angkasa. Kolaborasi keduanya juga menjadi penanda dua sahabat lama yang kembali bertemu, dan menghasilkan album fenomenal Guruh Gipsy yang dirilis pada tahun 1976 lalu setelah dikerjakan lebih dari setahun.
Pernah Didatangi Manajer Vidi Aldiano
Keenan mengaku pernah didatangi oleh manajer Vidi Aldiano setelah sejak tahun 2008 tak pernah mendapat royalti dari lagunya. Manajer sang penyanyi tersebut datang dengan membawa uang sejumlah Rp50 juta sebagai tanda terima kasih, karena berkat lagunya Vidi bisa melejit dan memperoleh karir yang baik.
Baca Juga: Sistem Distribusi Royalti Tak Beres, Denny Chasmala Pilih Cari Cuan dari Kerjaan Lain
Diceritakan olehnya, bahwa Keenan baru pertama kali bertemu dengan sang manajer ini. Meski pada kenyataannya lagu tersebut telah diaransemen ulang pada tahun 2008 silam, Keenan kemudian mengaku kurang nyaman atas kunjungan tersebut.
Uang yang dibawa manajer Vidi Aldiano ini disampaikan sebagai tanda terima kasih dari sang penyanyi pada pencipta lagu Nuansa Bening. Namun Keenan merasa hal ini kurang tepat, sebab sebelumnya tidak ada komunikasi apapun yang dilakukan.
Lirik Lagu Nuansa Bening
Hmm, tiada yang hebat dan mempesona
Ketika kau lewat dihadapanku
Biasa saja
Waktu perkenalan terjalin sudah
Ada yang menarik pancaran diri
Terus mengganggu
Mendengar cerita sehari-hari
Yang wajar tapi tetap mengasyikkan
Hmm, tiada kejutan pesona diri
Pertama kujabat jemari tanganmu
Biasa saja
Masa perkenalan lewatlah sudah
Ada yang menarik bayang-bayangmu
Tak mau pergi
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan