Suara.com - Penulis Brian Khrisna baru saja merilis buku terbarunya dengan tajuk Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, di Cafe Makarya pada Jumat, (14/2/2025) lalu. Ini merupakan buku pertama Brian yang mengangkat isu kesehatan mental.
Brian menjelaskan, buku ini memiliki perbedaan dengan buku bertema kesehatan mental lainnya, karena menyuguhkan ragam kisah depresi setiap individu sehingga pembaca tidak merasa hanya dirinya sendiri yang mengalami depresi.
“Buku ini alih-alih memberi masukan nasihat dan macem-macem, justru mengajak teman-teman untuk bergerak dari satu titik ke titik lain bertemu dengan banyak orang yang mengalami kesedihan,” kata Brian, pada acara perilisan buku.
Brian juga mengatakan, meski buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati menjadi buku dengan tema yang cukup berat namun buku tersebut dikemas dengan ringan agar ramah dibaca oleh semua masyarakat.
Pembaca juga tidak akan merasa dinasehati oleh buku ini karena mereka mungkin akan menemukan solusi masing-masing.
“Buku ini mungkin dari judulnya memang agak sensitif, tapi percayalah, pada akhirnya tidak ada hal-hal yang menyeramkan di dalam sini,” tambahnya.
Brian berharap, buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati dapat dibaca oleh siapa saja walau mengangkat tena spesifik. Brian juga berharap akan muncul penulis lain yang mampu membuat buku yang ringan dibaca sehingga dapat meningkatkan minat membaca di Indonesia.
Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati sendiri mengisahkan perjalanan hidup tokoh utama bernama Ale (37 tahun) yang merupakan pekerja korporat di Jakarta.
Dalam buku ini Ale digambarkan sebagai sosok pemuda kesepian yang kemudian didiagnosa mempunyai depresi akut hingga memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup.
Hanya saja, ia memiliki keinginan untuk memakan mie ayam sebelum mati. Dalam pencariannya, Ale bukan hanya menemukan mie ayam, tetapi juga orang-orang yang membuat dirinya mengurungkan niat untuk mengakhiri hidup.
Buku ini mendapatkan sambutan hangat di kalangan pembaca, terlihat dari pre-order pada 21 Januari 2025 di seluruh jaringan Gramedia dan reseller lain mencapai hingga cetakan ke-8 sekitar 26 ribu sebelum dirilis.
Penulis: Himayatul Azizah
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!