Suara.com - Sarapan seringkali diabaikan di tengah kesibukan pagi. Padahal, sarapan memiliki peran penting dalam memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memulai hari. Dalam rangka mengingatkan masyarakat akan pentingnya sarapan, McDonald’s Indonesia kembali menggelar National Breakfast Day (NBD) ke-13.
Tahun ini, ada lebih dari 150.000 Chicken Muffin yang dibagikan secara gratis yang dilaksanakan serentak pada 24 Februari 2025 mulai pukul 06.00 hingga 11.00 waktu setempat di 305 restoran yang berpartisipasi di seluruh Indonesia.
Tak hanya di restoran, jangkauan sarapan gratis diperluas dengan mendonasikan lebih dari 3.500 paket Chicken Muffin gratis kepada tenaga pendidik dan siswa di 26 sekolah marginal di Indonesia. Gerakan ini merupakan bentuk apresiasi atas semangat dan dedikasi mereka dalam memberikan pendidikan bagi masa depan anak bangsa.
Meta Rostiawati, Associate Director of Communications McDonald's Indonesia, mengatakan, “Kontribusi kecil ini merupakan wujud terima kasih kami kepada mereka yang telah mendedikasikan waktunya untuk berbagi ilmu kepada anak bangsa, sekaligus menjadi penyemangat adik-adik kita untuk semakin giat belajar dalam meraih cita-cita mereka.”
Dan tidak hanya menyajikan sarapan, restoran cepat saji ini juga berkomitmen memperluas dampak positif dengan memberikan donasi untuk renovasi sarana olahraga di lebih dari 40 sekolah di Indonesia yang membutuhkan bantuan, dengan total donasi mencapai lebih dari Rp750.000.000.
Caroline Kurniadjaja, Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, menyampaikan , “Harapan kami, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, menanamkan kebiasaan sarapan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, sekaligus menginspirasi untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama.”
Melalui National Breakfast Day tahun ini, para pelanggan diajak untuk bersama-sama mendukung terciptanya generasi sehat dan aktif melalui donasi yang diberikan. Inisiatif ini disambut dengan tangan terbuka dan respons yang sangat positif dari sekolah-sekolah penerima manfaat, yang mengungkapkan betapa pentingnya sarana olahraga yang memadai, baik bagi perkembangan fisik maupun mental siswa.
Sarana olahraga kini tidak hanya berfungsi sebagai pendukung kegiatan fisik dalam kurikulum, tetapi juga menjadi wadah bagi para murid untuk menyalurkan minat dan bakat mereka dalam dunia olahraga.
Baca Juga: Program Sarapan Bergizi Gratis Pramono Anung-Rano Karno, Urgensi atau Cuma Sekadar Gengsi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?