Suara.com - Brand lokal Buttonscarves sedang menjadi perbincangan di media sosial X. Merek yang didirikan sejak tahun 2016 ini menyuguhkan berbagai produk mode, salah satunya hijab.
Hijab Buttonscarves cukup hits di kalangan muslimah Tanah Air. Sebab, hijab keluaran merek ini memiliki motif yang mewah serta pilihan bahan beragam sehingga cocok dipakai dalam berbagai kesempatan.
Saat merek Buttonscarves ramai diperbincangkan di media sosial X seperti sekarang, produk hijabnya cukup disoroti oleh netizen. Salah satunya oleh akun bernama smorescy.
Menurut akun tersebut, hijab Buttonscarves kerap dianggap sebagai simbol kesuksesan seorang suami. Tapi anggapan tersebut tak membuat si empunya akun tergiur menjajal hijab dari merek itu.
"Gak pernah tertarik sama Buttonscarves. Yang katanya simbol kesuksesan suami kalo istri-istrinya pake hijab ini. Overprice," tulis akun X smorescy, seperti dilansir pada Kamis (13/3/2025).
Lantas, Berapa Harga Hijab Buttonscarves?
Informasi terkait harga hijab keluaran Buttonscarves bisa diakses melalui situs resmi mereka, buttonscarves.com. Semua produk hijab mereka dimasukkan ke dalam kategori Scarves.
Buttonscarves menjual hijab dari berbagai bahan, mulai dari satin, voile, hingga pleated. Model hijab mereka pun ada yang segiempat dan pasmina. Varian yang banyak ini menjadi daya tarik tersendiri di kalangan pelanggan.
Harga hijab Buttonscarves terpantau cukup bervariatif dengan produk termurah berada di angka Rp475 ribu. Hijab yang harganya paling murah adalah model segiempat biasa dengan beragam motif. Ada juga yang polosan.
Baca Juga: Go Internasional, Brand Lokal Buttonscarves Gandeng Supermodel Hijab Pertama di Dunia Halima Aden
Buttonscarves juga menjual hijab model lain dengan harga Rp975 ribu. Menariknya, kebanyakan hijab harga ini sudah habis terjual di laman resmi mereka.
Lalu, berapa harga yang paling mahal? Harga jilbab termahal di Buttonscarves menyentuh angka Rp5,9 jutaan. Harga ini berlaku untuk bundling berisi 14 produk hijab. Meski harganya cukup mahal, paket bundling ini terjual habis lho di situs Buttonscarves.
Selain hijab, Buttonscarves juga menjual berbagai barang lain, seperti sepatu, tas, aksesoris, hingga mukena. Harga produk mereka pun beragam. Ada yang dijual ratusan ribu, ada juga yang harganya menyentuh jutaan Rupiah.
Pernyataan Resmi Buttonscarves
Beberapa waktu belakangan, brand hijab Buttonscarves disorot usai sang pemilik, Linda Anggrea, diduga adalah anak dari salah satu tersangka kasus korupsi PT Antam.
Gara-gara hal ini, tak sedikit warganet yang kemudian buka suara soal kecurigaan mereka terhadap bisnis fesyen muslim wanita ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung