Suara.com - Kebiasaan para pejabat Indonesia memakai mobil dinas kerap menyita atensi publik. Pasalnya tak jarang mobil-mobil dinas ini dilengkapi dengan patroli pengawal yang bermanuver di tengah padatnya lalu lintas.
Padahal pejabat dari luar negeri tampaknya terbiasa untuk memakai transportasi umum dalam mobilitas keseharian mereka. Salah satunya dibuktikan lewat unggahan akun Instagram resmi Kedutaan Besar Jerman.
Dalam kesempatan itu, tampak Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ina Lepel, dengan cekatan menaiki bus Transjakarta untuk mencapai Pasar Benhil.
"Mau ke Pasar Benhil, berburu takjil," kata Ina Lepel dalam unggahannya, dilihat pada Kamis (27/3/2025).
Bahkan Ina Lepel tak segan berlari kecil untuk mengejar bus Transjakarta yang sudah menunggu di halte. Dengan semringah sang dubes memperlihatkan laju Transjakarta yang tidak terpengaruh oleh kemacetan lalu lintas.
"Lihat... ini macet! Tapi kita lebih cepat dari mereka," ujarnya.
Diplomat yang sudah berkantor di Jakarta sejak Oktober 2021 itu juga dengan luwes menjelajahi Pasar Benhil untuk membeli takjil. Lalu saat kembali ke kantor pun, Ina Lepel menaiki transportasi umum lagi.
Unggahan yang sebenarnya dimaksudkan untuk memperlihatkan keseharian Ina Lepel di bulan Ramadhan ini seketika dibanjiri pujian warganet.
Menariknya, tidak sedikit juga yang menyoroti kesederhanaan sang dubes, termasuk dengan tidak didampingi banyak staf hingga tak canggung menaiki kendaraan umum.
Baca Juga: CEK FAKTA: Raffi Ahmad Beri Giveaway Rp 1 Miliar untuk TKI
"Salut dengan Duta Besar yang hidup bersahaja tanpa pengawalan resmi, sederhana meskipun menjadi sosok penting yang mewakili negaranya di Indonesia. Respect," puji warganet.
"Berbanding terbalik dengan pejabat-pejabat di Indonesia. Duh maluuuunyaaaa. Salute madam Ambassador, you give a good example to the people of Germany and Indonesia," komentar warganet lain.
"Pejabat luar negri sibuk menikmati transportasi dan suasana jakarta dengan sgala kemacetannya, sedangkan pejabatbindonya sibuk dikawal males turun kebawah bertemu rakyatnya... #miris," kata warganet.
"Beda sekali sama pejabat yang pengawalanya bisa lebih dari 5 orang, belum polisi patwal yang berisik banget," sindir yang lainnya.
Huru-hara Mobil Dinas RI 36 Milik Raffi Ahmad
Kesederhanaan Ina Lepel yang tak segan mengejar kendaraan umum kendati berstatus pejabat ini seakan mengingatkan lagi publik akan permasalahan mobil dinas milik Raffi Ahmad beberapa waktu lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut
-
Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara
-
Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul
-
MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor