Suara.com - Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan setelah menyelesaikan puasa Ramadan. Puasa ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal dan memiliki keutamaan besar, yakni mendapatkan pahala setara dengan puasa selama satu tahun penuh. Lantas, kapan boleh mulai puasa Syawal?
Puasa Syawal bisa menjadi sarana untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama Ramadhan, seperti menahan diri, meningkatkan kesabaran, dan disiplin dalam beribadah.
Selain memahami waktu pelaksanaan, penting juga untuk mengetahui tata cara puasa Syawal. Secara umum, puasa ini dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Berikut informasi selengkapnya terkait puasa Syawal seperti dikutip dari situs resmi Baznas dan sumber lainnya.
Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal
Puasa Syawal dapat dimulai sejak tanggal 2 Syawal, yaitu sehari setelah Hari Raya Idul Fitri atau mulai hari ini, Selasa 1 April 2025. Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai kitab klasik, waktu ideal untuk melaksanakan puasa ini adalah enam hari berturut-turut setelah Idul Fitri, yakni dari tanggal 2 hingga 7 Syawal.
Namun, apabila seseorang tidak dapat melaksanakannya secara berurutan, ia tetap dapat memperoleh keutamaan puasa Syawal dengan menjalankannya secara terpisah selama bulan Syawal.
Seseorang tetap memperoleh pahala puasa Syawal meskipun tidak menjalankannya secara berturut-turut. Bahkan, seseorang yang menjalankan puasa qadha Ramadhan atau puasa nazar di bulan Syawal juga tetap mendapatkan keutamaan puasa ini.
Baca Juga: TOK! Menteri Agama Umumkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada Senin 31 Maret 2025
Namun, jika puasa Syawal sengaja ditunda hingga bulan Syawal berakhir, maka keutamaannya akan hilang dan tidak bisa diganti di bulan berikutnya.
Dalil tentang Puasa Syawal
Keutamaan puasa Syawal didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
"Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun." (HR Muslim)
Selain itu, perhitungan pahala puasa satu tahun juga didasarkan pada firman Allah SWT dalam Surah Al-An'am ayat 160
"Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya." (QS. Al-An'am [6]: 160)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
7 Lipstik Matte Transferproof Anti Bibir Kering, Warna Tahan Lama Seharian
-
5 Rekomendasi Bedak yang Tidak Waterproof, Mudah Dibersihkan dan Tak Menyumbat Pori
-
Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati
-
Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik
-
Daftar 9 Prodi Paling Unik di Indonesia Berpeluang Kerja Tinggi dan Bergaji Besar
-
1 Mei Tak Cuma Hari Buruh, Tanggal Ini Juga Jadi Momen Bersejarah bagi Papua
-
Zahwa Massaid Sekarang Tinggal di Mana? Mesra Kondangan Bareng Jefri Nichol
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Bansos Apa yang Cair Mei 2026? Ini Cara Mudah Mengeceknya Pakai NIK KTP
-
4 Rekomendasi Parfum HMNS yang Cocok untuk Wanita, Wangi Tahan Lama