Suara.com - Mendidik anak dalam Islam merupakan amanah besar yang harus ditunaikan setiap orang tua dengan penuh cinta, kesabaran, dan tanggung jawab.
Dalam ajaran Islam, sedikitnya ada 20 kewajiban orang tua kepada anak yang bersumber langsung dari Al-Quran dan hadis, yang bertujuan membentuk generasi berakhlak mulia dan beriman kuat.
Mengutip ulasan dari website Muhammadiyah, sejak anak lahir, Islam sudah memberikan pedoman jelas dalam proses pengasuhan. Mulai dari menjaga fitrah anak, mendidiknya mencintai Al-Quran, hingga memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang Islami.
Semua ini menjadi bagian penting dari kewajiban orangtua dalam Islam agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik di dunia dan akhirat.
Salah satu fitrah anak yang harus dijaga adalah khitan. Dalam Surah An-Nahl ayat 123, Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim, yang juga mencakup khitan sebagai bagian dari kebersihan dan ketundukan kepada syariat.
Kewajiban orangtua kepada anak menurut Islam juga mencakup pemisahan tempat tidur saat anak beranjak dewasa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Dawud. Ini bertujuan untuk menjaga adab, kehormatan, dan privasi anak dalam masa pertumbuhannya.
Selain itu, orangtua wajib membimbing anak untuk mencintai dan mempelajari Al-Qur’an. Dalam hadis riwayat Al-Bukhari disebutkan, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” Membiasakan anak untuk tadarus sejak kecil adalah investasi spiritual yang akan terus mengalir pahalanya.
Membiasakan anak salat sejak usia tujuh tahun adalah perintah Rasulullah SAW yang tidak boleh diabaikan. Salat bukan hanya kewajiban, tapi juga pondasi utama akhlak dan kedisiplinan anak. Pendidikan salat juga mengajarkan keteraturan, tanggung jawab, dan hubungan langsung anak dengan Sang Pencipta.
Selanjutnya, memberikan pendidikan Islam melalui lingkungan yang kondusif adalah langkah penting. Hadis riwayat At-Tirmidzi menyatakan bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, namun orangtuanya yang menentukan arah kehidupannya.
Atas dasar itu, memilih sekolah dengan nuansa keislaman dan mendidik dengan teladan akhlak sangat krusial.
Berikut daftar lengkap 20 kewajiban orangtua kepada anak dalam Islam:
1. Menjaga fitrah anak (seperti khitan dan kebersihan diri)
2. Memisahkan tempat tidur saat usia dini
3. Memberikan pendidikan Al-Qur’an
4. Membiasakan salat sejak usia dini
5. Menanamkan pendidikan Islam sejak kecil
6. Mewajibkan anak mengenakan busana muslim
7. Mengajarkan bahasa sopan dan santun
8. Memberikan teladan akhlak mulia
9. Menjauhkan anak dari kejelekan
10. Menjaga pikiran dan hati dari tontonan buruk
11. Menyediakan bacaan Islami yang bermanfaat
12. Menciptakan lingkungan yang mendukung keimanan
13. Memilihkan teman pergaulan yang baik
14. Menanamkan adab harian seperti membaca basmalah
15. Membiasakan anak mengucap salam
16. Melatih kejujuran dan amanah
17. Mendidik anak untuk bertanggung jawab
18. Menjaga makanan dan minuman anak dari yang haram
19. Mengajarkan rasa malu yang positif
20. Mendoakan anak agar menjadi anak saleh dan salehah
Keseluruhan panduan ini menunjukkan bahwa tanggung jawab orangtua dalam Islam sangat besar, tidak hanya sebatas materi, tetapi juga rohani. Mendidik anak agar berpegang teguh pada ajaran Islam adalah bentuk nyata cinta dan kasih sayang yang berdampak panjang bagi kehidupan mereka.
Di tengah tantangan zaman modern, peran orangtua dalam mendidik anak semakin krusial. Teknologi, media sosial, dan lingkungan luar bisa menjadi pengaruh negatif jika tidak disaring dengan baik. Oleh karena itu, pemahaman terhadap kewajiban orangtua dalam Islam perlu terus dikuatkan dan diaplikasikan secara konsisten.
Dengan mengikuti pedoman dari Al-Quran dan hadis, orangtua dapat menjalankan peran sebagai pendidik utama dalam rumah tangga. Ini bukan sekadar tuntutan agama, tetapi juga kunci menciptakan generasi masa depan yang tangguh, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.
Berita Terkait
-
Perintah Prabowo: Orang Tua Siswa Kaya Raya Boleh Tolak MBG
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
BRI Peduli Peringati Hari Anak Nasional Lewat Kegiatan Edukatif di Enam Sekolah
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus