Suara.com - Viral kabar selebgram Arif Muhammad atau Mak Beti mendadak jatuh sakit ketika menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Kondisi ini dialaminya setelah membuat konten mengeluhkan hotel yang tidak ada arah kiblat.
"Di Indonesia aja ada lho di tiap hotel tanda arah kiblatnya. Udah aku cariin di laci-laci, di lemari, di meja-meja sini itu enggak ada. Masa kayak gini kamarnya? Kalau aku lagi sakit atau Dita lagi sakit mau salat, ngarah ke mana? Enggak ada arah kiblatnya," kata Arif Muhammad dalam videonya, dilansir pada Minggu (20/4/2025).
Warganet lantas mengaitkan sakitnya Arif karena bercanda soal arah kiblat. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya sakit lantaran tidak menjaga pola makan. Atas dasar ini, adab saat sedang di Tanah Suci ikut disorot.
Syekh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad al-Badr pernah menuliskan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat tengah berada di Tanah Suci. Berikut poin-poinnya soal adab tersebut yang dikutip dari laman Almanhaj.
1. Salat di Masjid Nabawi
Seseorang yang berada di Kota Madinah hendaknya bersemangat untuk ikut melakukan salat di Masjid Nabawi. Diriwayatkan bahwa menunaikan ibadah salat di masjid tersebut pahalanya 1000 kali lipat.
صَلاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
Artinya: "Sholat di masjidku ini lebih baik daripada 1.000 kali sholat di masjid lain selain Masjidil Haram." (HR. Al Bukhari dan Muslim)
2. Menjadi Seorang Teladan
Baca Juga: Al Ghazali Lulusan Apa? Sikapnya saat Asisten Bantu Melipat Celana Jadi Omongan
Muslim yang berada di Madinah diharapkan menjadi teladan dalam kebaikan. Pasalnya, kota ini merupakan Tanah Suci yang memancarkan cahaya kebaikan. Bahkan, hal ini disebarkan ke seluruh penjuru dunia.
Oleh karena itu, siapapun yang berkesempatan ke Madinah dapat menjadi suri teladan yang baik. Jadi, saat kembali ke negaranya akan membawa kesan positif serta bisa mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut.
3. Ingatlah sedang Berada di Tempat Baik
Seseorang perlu mengingat bahwa dirinya sedang berada di sebuah tempat yang baik. Pastikan untuk tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan perilaku Rasulullah SAW atau mengundang murka Allah SWT.
4. Tidak Melakukan Maksiat
Bagi seseorang yang diberi kesempatan untuk menetap di Madinah, sebaiknya berhati-hati agar jangan sampai melakukan perbuatan bid'ah dan maksiat. Bahkan, melindungi pelakunya, karena ini termasuk laknat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite
-
Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga
-
Apa Arti Tut Wuri Handayani? Jadi Slogan Pendidikan Indonesia
-
Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya
-
BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak
-
30 Twibbon Hari Pendidikan Nasional, Kualitas Jernih Siap Pakai!
-
Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia
-
Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan
-
Terpopuler: Sanksi Jika Terlambat Lapor SPT, Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam
-
5 Contoh Teks Doa Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Khidmat dan Penuh Makna