Suara.com - Saat ada seseorang yang hendak menunaikan ibadah haji, biasanya sering terdengar doa "Semoga menjadi haji yang mabrur". Lantas, apa perbedaan haji mabrur dan haji tidak mabrur?
Ibadah haji bukan hanya sebuah perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan juga perjalanan batin yang menuntut kesungguhan dan ketulusan hati.
Namun, tidak semua ibadah haji yang dilakukan dapat dipastikan diterima oleh Allah SWT. Ada istilah yang sering muncul dalam pembahasan haji, yakni haji mabrur dan haji tidak mabrur atau memiliki istilah haji mardud.
Berikut ini ulasan lengkap terkait perbedaan haji mabrur dan haji tidak mabrur, seperti dikutip dari NU Online dan sumber lainnya.
Pengertian Haji Mabrur
Haji mabrur adalah hajinya seseorang yang diterima Allah SWT dengan pahala dan balasan surga sebagai ganjarannya.
"Mabrur" berasal dari bahasa Arab yang mengandung arti ketaatan dan bakti, dan secara umum diartikan sebagai haji yang diterima serta menimbulkan perubahan baik pada diri orang yang melaksanakannya.
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali surga" (HR. Bukhari dan Muslim).
Ciri utama haji mabrur yaitu:
1. Niat yang Ikhlas
Baca Juga: 7 Perbedaan Haji Reguler dan Haji Plus, Calon Jemaah Wajib Tahu
Pelaksanaan ibadah haji harus didasari oleh niat yang murni hanya karena Allah SWT, tanpa ada unsur pamer, riya, atau tujuan duniawi lainnya.
2. Perubahan Perilaku
Setelah kembali dari Tanah Suci, seorang haji mabrur menunjukkan perubahan positif yang nyata dalam kehidupannya. Ia menjadi lebih rajin beribadah, meningkatkan kepedulian sosial, santun dalam berbicara, dan menjauhi perbuatan dosa.
3. Mengamalkan Sunnah
Selama dan setelah haji, pelaku menjaga kesucian dirinya dari perbuatan yang dilarang serta menjalankan sunnah-sunnah haji dengan benar.
4. Menyebarkan Kebaikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi
-
Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?
-
Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam
-
Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban
-
Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI
-
Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?
-
Kekayaan Irfan Hakim yang Punya Bisnis Kurban, Laris Diborong Seskab Teddy hingga Raffi Ahmad
-
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Sahkah Menurut Hukum Islam?
-
Moisturizer untuk Ibu Hamil Seperti Apa? Ini 5 Pilihan Produknya untuk Cerahkan Wajah
-
Takbir Idul Adha Berlangsung Berapa Lama? Ini Hukumnya Menurut Para Ulama