Korban umumnya akan meninggalkan aktivitas sehari-hari yang biasa mereka lakukan. Meskipun hal itu sudah menjadi rutinitasnya, ia seolah-olah lupa.
Hal yang selalu dipikirkan adalah bagaimana supaya bertemu atau selalu dekat dengan pelaku. Bahkan, mereka tidak peduli bila kehidupannya berantakan.
Misalnya, korban tidak masalah bila dikeluarkan dari tempat kerja karena pekerjaan yang terganggu.
5. Sifatnya berubah drastis
Menurut Frislly Herlind, orang yang terkena pelet bisa berubah sifatnya akibat pengaruh ghaib yang dikirimkan. Misalnya, korban yang awalnya sosok periang, bisa menjadi pendiam dan pemurung.
Sifat tersebut akan berubah ketika berinteraksi dengan orang yang mengirimkan pelet. Korban akan menjadi sumringah bak dimabuk cinta.
6. Mengagung-agungkan pelaku
Orang yang terkena pelet tentu akan mengagung-agungkan pelaku. Mereka akan menganggap pelaku sebagai 'penolong' hingga membuat mereka rela melakukan apa saja.
Bahkan, korban akan selalu melontarkan pujian untuk pelaku di depan orang lain. Tidak peduli bila orang tersebut mengenal pelaku atau tidak.
Baca Juga: Zack Lee Cerita Ayahnya Sempat Jadi Korban Dukun dan Ilmu Hitam, Bikin Merinding
7. Tidak dapat membaca Al-Qur'an
Selain malas beribadah, korban pelet juga biasanya tidak akan bisa membaca ayat suci Al-Qur'an sampai selesai. Mulut mereka seolah kaku ketika akan membacanya, termasuk surat pendek sekali pun.
Cara supaya tidak terkena guna-guna
Ada beberapa cara ampuh supaya tidak menjadi korban pelet orang yang tidak bertanggung jawab. Berikut beberapa caranya:
- Perkuat iman dan doa: Dalam ajaran Islam, perlindungan dari hal-hal negatif sering dikaitkan dengan doa dan dzikir, seperti membaca ayat-ayat perlindungan seperti Ayat Kursi.
- Jaga pola pikir positif: Pikiran yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif bisa menjadi benteng tersendiri.
- Hindari lingkungan yang berisiko: Jika ada tempat atau orang yang berpotensi membawa pengaruh buruk, sebaiknya jauhi.
- Gunakan ilmu dan logika: Memahami apa yang bisa menjadi pengaruh buruk dan bagaimana cara menanggulanginya dengan rasional bisa sangat membantu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup