Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan, berbagai aspek kehidupan mulai mengalami pergeseran ke arah yang lebih hijau, termasuk dalam pemilihan produk kebersihan pribadi seperti pembalut wanita.
Kini, pembalut ramah lingkungan tidak hanya menjadi pilihan segelintir wanita, tetapi telah berkembang menjadi tren yang didorong oleh keinginan untuk hidup lebih sehat dan peduli lingkungan.
Kenapa Pembalut Ramah Lingkungan Semakin Digemari?
Pembalut konvensional umumnya menggunakan bahan berbasis minyak bumi seperti plastik dan serat sintetis, yang sulit terurai dan memberikan kontribusi besar pada limbah domestik.
Di Indonesia saja, jutaan pembalut digunakan setiap bulan dan sebagian besar berakhir di tempat pembuangan akhir atau mencemari lingkungan karena dibuang sembarangan.
Di sisi lain, pembalut ramah lingkungan menawarkan solusi berkelanjutan yang lebih bersahabat dengan bumi. Bahan-bahan alami seperti kapas organik, ampas tebu, batu kapur, botanical oil, hingga resin alami digunakan untuk menggantikan material sintetis.
Hasilnya? Produk yang tidak hanya mudah terurai tetapi juga lebih lembut dan aman untuk kulit. Menurut hasil riset terbaru dari PT Uni-Charm Indonesia Tbk, minat konsumen terhadap pembalut ramah lingkungan meningkat hingga lebih dari tiga kali lipat dalam empat tahun terakhir.
Terutama di kalangan perempuan muda yang lebih sadar akan isu lingkungan dan kesehatan. Salah satu keunggulan utama dari pembalut ramah lingkungan adalah kemampuannya untuk tidak hanya menjaga kebersihan tetapi juga kesehatan kulit.
Dengan permukaan berbahan organic cotton, pembalut jenis ini mampu menyerap dengan baik, mengurangi kelembapan berlebih, serta menghindari iritasi atau rasa tidak nyaman yang kerap muncul saat menggunakan produk sintetis.
Baca Juga: Waspada! Apa yang Kita Makan Hari Ini, Pengaruhi Ingatan Kita 20 Tahun Lagi
Organic cotton yang digunakan dalam pembalut ramah lingkungan bebas dari pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya, menjadikannya pilihan yang lebih sehat untuk kulit sensitif.
Lebih dari itu, teknologi bio material yang digunakan dalam seluruh komponen produk membantu mengurangi jejak karbon dan menghindari ketergantungan pada plastik berbasis minyak bumi.
Tren ini semakin mendapat sorotan sejak PT Uni-Charm Indonesia Tbk meluncurkan CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type, pembalut pertama dari grup Unicharm yang seluruh komponennya menggunakan bio material.
Produk ini hadir dalam dua varian panjang, 23 cm dan 29 cm, dan sudah tersedia di berbagai platform e-commerce dan toko offline sejak awal Juni 2025.
Tiga inovasi teknologi menjadi dasar dari produk ini:
1. Penggunaan Bio Material
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
-
Bukan Cuma THR, Bupati Fadia Arafiq Minta Setoran Kado Ultah ke Kepala Dinas
-
Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run
-
Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting
-
Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan
-
BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 Dapur Bermasalah
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
-
Hilangnya 'Bapak QRIS' Indonesia, Siapa Sosok yang Layak Gantikan Perry Warijoyo