Suara.com - Kamu punya warung sembako di rumah tapi sepi pelanggan? Warung sembako yang kurang diminati pelanggan mungkin disebabkan karena Feng Shui belum diterapkan dengan benar.
Feng Shui adalah ilmu kuno asal Tiongkok yang membahas tentang energi baik dan buruk dalam lingkungan kita, termasuk dalam bisnis. Dengan penataan yang benar, energi positif bisa mengalir lancar dan membawa keberuntungan serta kelancaran usaha.
Yuk simak Feng Shui yang bisa kamu terapkan untuk warung sembako di rumah agar dagangan makin laris berikut ini, dirangkum dari berbagai sumber.
Tips Feng Shui untuk Warung Sembako di Rumah
1. Pilih Nama Warung dengan Makna Positif
Nama warung yang mengandung kata-kata seperti "makmur", "jaya", atau "sentosa" dipercaya mampu menarik energi positif. Nama ini bukan hanya memudahkan pelanggan mengenali warung, tapi juga berfungsi layaknya doa yang mengundang keberuntungan bagi pemilik usaha.
2. Gantung Bel Lonceng di Pintu Masuk
Kamu bisa memasang lonceng kecil dari logam dengan pita merah di pintu masuk warung. Suara lonceng dipercaya mengundang chi positif dan menarik pelanggan. Warna merah pada pita juga melambangkan kemakmuran dan keberuntungan dalam Feng Shui.
3. Maksimalkan Fungsi Jendela
Jendela bukan hanya untuk sirkulasi udara dan cahaya, tapi juga sebagai pintu masuk energi positif. Warung dengan jendela yang cukup terang dan segar membuat pelanggan betah dan suasana tidak pengap, sehingga bisnis lebih lancar.
Baca Juga: 5 Warna Keset Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui: Cocok untuk Cinta, Karier, dan Rezeki
4. Pencahayaan yang Cukup dan Hangat
Usahakan pencahayaan warung tidak terlalu gelap atau terlalu terang. Ruang yang terang dengan cahaya hangat mengusir energi negatif dan menciptakan suasana nyaman bagi pembeli, sehingga mereka lebih betah berbelanja.
5. Pasang Cermin dengan Tepat
Cermin dapat menggandakan energi baik dalam warung. Namun, jangan letakkan cermin yang memantulkan langsung ke pintu masuk karena bisa memantulkan keluar energi positif. Tempatkan cermin di dinding samping agar energi baik tersebar merata.
6. Penataan Etalase yang Sesuai
Etalase harus disusun rapi dan panjangnya disesuaikan dengan sudut ruangan. Jangan letakkan etalase dengan bagian yang runcing atau tajam mengarah ke pintu masuk. Sebab hal ini bisa menghambat aliran energi positif dan membuat pengunjung merasa kurang nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Siapa Nama Asli Aura Kasih? Bikin Kepo Tiba-Tiba Ganti Bio Instagram Jadi 'Febria'
-
7 Minyak Kemiri untuk Rambut Kering dan Kusut, Ampuh Hempaskan Ketombe
-
Ramalan Shio Paling Hoki Besok 10 Januari 2026, Cek Keberutunganmu di Akhir Pekan!
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50-an? Cek 7 Pilihan Terbaiknya
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
-
Rahasia Rambut Sehat ala Jepang: Ritual Onsen Kini Hadir di Klinik Estetika Jakarta!
-
5 Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Kering Usia 50 Tahun, Bantu Kurangi Penuaan
-
Sampo Metal Buat Apa? Produk Legendaris Khusus Hitamkan Uban Lansia
-
5 Rekomendasi Minyak Kemiri untuk Alis agar Tebal dan Halus, Wajib Dicoba!
-
5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan