Suara.com - Sekolah kedinasan 2025 merupakan perguruan tinggi di bawah naungan kementerian atau lembaga pemerintah yang bertujuan mencetak tenaga profesional dengan ikatan dinas. Sehingga lulusannya langsung bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi terkait.
Pada tahun 2025, pendaftaran sekolah kedinasan dibuka mulai 29 Juni hingga 18 Juli 2025 dengan total formasi sebanyak 3.252 yang tersebar di tujuh instansi.
Ketujuh instansi seperti Kementerian Dalam Negeri (IPDN), Kementerian Keuangan (PKN STAN), Badan Intelijen Negara (STIN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Badan Pusat Statistik (STIS), Badan Siber dan Sandi Negara (PSSN), dan Kementerian Perhubungan.
Setelah mendaftar, peserta menjalani seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi lanjutan.
Pendidikan di sekolah kedinasan didanai pemerintah dan dapat diberikan fasilitas asrama bagi mahasiswa.
Jadi, sekolah kedinasan 2025 adalah jalur pendidikan tinggi pemerintah dengan kesempatan kerja pasti di lembaga yang menaunginya setelah lulus, dengan proses seleksi yang ketat dan terbuka setiap tahun.
Kapan Pengumuman?
Pengumuman hasil seleksi administrasi Sekolah Kedinasan 2025 dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juli 2025.
Informasi ini bisa diakses melalui portal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://dikdin.bkn.go.id, atau pada portal instansi masing-masing sekolah kedinasan.
Langkah untuk cek hasil seleksi:
- Peserta login ke akun SSCASN Sekolah Kedinasan dengan data yang sudah terdaftar saat pendaftaran
- Cek status kelulusan administrasi di akun tersebut.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mendapatkan kartu peserta ujian untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), sedangkan yang tidak lolos akan mendapatkan keterangan alasan ketidaklulusan.
Pastikan memantau jadwal tersebut karena proses pengumuman resmi dilakukan dalam rentang 22—24 Juli 2025.
Berita Terkait
-
Ironi Kelas Menengah: Masihkah Menjadi Dokter Sebuah Mimpi yang Masuk Akal?
-
Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah
-
Kolaborasi Perguruan Tinggi Jadi Modal Penguatan Pendidikan Advokat
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Kuliah di Persimpangan Zaman: Masihkah Menjadi Investasi Terbaik?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan