Suara.com - Di tengah gempuran merek sepatu lari internasional, sebuah brand lokal berhasil mencuri perhatian dan menjadi favorit, terutama di kalangan mereka yang baru memulai perjalanan di dunia lari.
Nineten 910, merek sepatu olahraga asli Indonesia, kini semakin populer dan menjadi idola para pelari pemula. Fenomena ini tentu bukan tanpa alasan.
Popularitas Nineten di kalangan entry-level runner didorong oleh kombinasi strategis antara harga yang bersahabat, teknologi yang tidak kalah saing, dan kenyamanan yang ditawarkan.
Bagi anak muda dan milenial yang baru ingin menjajal hobi lari, Nineten hadir sebagai solusi cerdas tanpa harus menguras kantong.
Lalu, apa yang sebenarnya membuat sepatu lari Nineten begitu digandrungi?
Berikut adalah tiga alasan utamanya.
1. Harga Terjangkau yang "Merakyat"
Salah satu penghalang terbesar bagi pemula saat ingin memulai hobi baru adalah biaya, termasuk untuk membeli perlengkapan seperti sepatu.
Nineten berhasil mendobrak batasan ini dengan menawarkan produk berkualitas dengan harga yang sangat kompetitif. Dibandingkan dengan merek internasional, harga sepatu Nineten jauh lebih terjangkau.
Baca Juga: Tak Cuma Nyaman, Ini 3 Sepatu Lari Lokal untuk Wanita dengan Desain Paling Modis
Dengan rentang harga mulai dari Rp300 ribuan hingga Rp600 ribuan, pelari pemula sudah bisa mendapatkan sepatu yang mumpuni untuk latihan harian.
Harga yang bersahabat ini memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses sepatu lari yang layak, sehingga mendorong semangat berolahraga di kalangan masyarakat luas.
Model seperti Nineten Yasha bahkan bisa didapatkan dengan harga di kisaran Rp349.900, menjadikannya pilihan menarik bagi yang memiliki budget terbatas.
2. Teknologi Inovatif yang Mendukung Performa
Meskipun harganya terjangkau, Nineten tidak kompromi soal teknologi.
Berada di bawah naungan grup manufaktur sepatu berskala internasional, Nineten menyematkan berbagai inovasi pada produknya untuk menunjang performa dan kenyamanan pelari.
Berita Terkait
-
4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman
-
6 Sepatu Lari Lokal Warna Biru dengan Teknologi Penunjang Kenyamanan
-
Sepatu Lari Merek Apa yang Paling Populer di Indonesia?
-
4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya