Suara.com - Udara bersih adalah salah satu kebutuhan dasar yang sering kali luput dari perhatian, padahal perannya sangat vital bagi kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan ambang batas tahunan particulate matter (PM2.5) sebesar 5 µg/m³.
Angka ini ditetapkan demi mengurangi risiko penyakit kronis seperti asma, gangguan jantung, stroke, hingga kanker paru-paru.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan tantangan yang cukup serius. Laporan IQAir 2024 menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan polusi udara tertinggi di Asia Tenggara.
Di kawasan metropolitan Jabodetabek, konsentrasi PM2.5 berada pada kisaran 30–55 µg/m³ — atau 6 hingga 11 kali lipat dari batas aman WHO.
Paparan polusi dengan tingkat seperti ini, jika berlangsung terus-menerus, dapat memperburuk kesehatan pernapasan, menurunkan fungsi paru-paru, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Pentingnya Perlindungan Udara Dalam Ruangan
Di tengah kondisi kualitas udara luar yang jauh dari ideal, udara bersih di dalam rumah menjadi benteng pertahanan pertama bagi kesehatan keluarga.
Cara melindungi udara di dalam ruangan bisa beragam: mulai dari mengurangi sumber polusi di dalam rumah, memastikan sirkulasi udara yang baik, hingga memanfaatkan teknologi pemurnian udara.
Teknologi pemurni udara yang tepat dapat membantu menyaring partikel berbahaya, mengurangi kadar polutan, dan menjaga kualitas udara tetap optimal.
Baca Juga: Sudah Tunjuk Sutradara, Novel The Girl Who Loved Tom Gordon Siap Difilmkan
Salah satu contoh perangkat yang baru hadir di Indonesia adalah Coway Next Storm (AP-2025A). Diluncurkan pada 7 Agustus 2025, perangkat ini dirancang untuk menghadirkan performa pemurnian yang lebih kuat, jangkauan lebih luas, dan kenyamanan penggunaan yang lebih senyap dibandingkan pendahulunya.
Teknologi 4-Step Filtration System pada Next Storm mampu menghilangkan hingga 99,999% ultra fine dust, virus di udara, bakteri, dan jamur hitam (black mold). Sistem ini terdiri dari Pre-Filter yang dapat menangkap partikel besar seperti bulu hewan dan debu kasar.
Deodorisation Filter, yang menyaring debu yang lebih halus, Double Deodorisation Filter yang dapat Menghilangkan bau tak sedap, asap rokok, dan gas berbahaya, serta Copper HEPA Filter (H13) yang bisa menangkap virus, bakteri, dan partikel mikro yang sangat kecil.
Dari sisi performa, kipas yang digunakan berukuran 55mm lebih besar dari model sebelumnya, memberikan aliran udara lebih kuat dan cakupan pemurnian hingga 75% lebih luas.
Tersedia pula tiga mode aliran udara: Front Mode (jangkauan hingga 10 meter), Wide Mode (distribusi udara merata ke area besar), dan Haze Mode (untuk kondisi polusi ekstrem).
Udara Bersih sebagai Investasi Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub