Hal ini jelas bertentangan dengan prinsip Islam yang mengajarkan pemimpin harus bersikap rendah hati dan bertanggung jawab.
3. Tidak Amanah
Salah satu sifat utama pemimpin dalam Islam adalah amanah—dapat dipercaya dan menjaga janji. Pemimpin zalim cenderung mengingkari janji-janji politiknya, mengabaikan aspirasi rakyat, bahkan merusak kepercayaan yang sudah diberikan kepadanya.
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa bila amanah sudah disia-siakan, maka tunggulah kehancuran. Artinya, hilangnya amanah adalah tanda jelas rusaknya sebuah kepemimpinan.
4. Memperkaya Diri dan Kroni
Ciri lain dari pemimpin zalim adalah menjadikan jabatan sebagai jalan memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. Ia menggunakan sumber daya negara untuk kepentingan pribadi, sementara rakyat menderita.
Dalam Islam, tindakan ini termasuk dosa besar karena mengambil hak orang lain dan menindas rakyat yang seharusnya dilindungi.
Pemimpin seperti ini tidak lagi memikirkan kepentingan umat, melainkan hanya mengejar keuntungan duniawi.
5. Menutup Diri dari Kritik
Baca Juga: Beda dengan Pati, PBB di Solo hampir Naik 400 Persen di Era Gibran
Seorang pemimpin yang baik terbuka terhadap nasihat dan kritik. Dalam sejarah Islam, Khalifah Umar bin Khattab bahkan berkata, "Tidak ada kebaikan pada kalian jika tidak berani menasihatiku, dan tidak ada kebaikan pada diriku jika tidak mau mendengarkan nasihat kalian."
Berbeda dengan itu, pemimpin zalim cenderung menutup telinga dari kritik. Ia menganggap dirinya paling benar, menolak nasihat, bahkan menindas orang-orang yang berani menyuarakan kebenaran. Sikap seperti ini membuat kesalahan terus berulang tanpa adanya perbaikan.
6. Menyebarkan Ketakutan
Pemimpin zalim sering menggunakan rasa takut untuk mempertahankan kekuasaannya. Rakyat ditekan agar tidak berani bersuara, sehingga muncul budaya diam.
Padahal, dalam Islam, pemimpin seharusnya menumbuhkan rasa aman dan nyaman, bukan ketakutan.
Ketika rasa takut lebih dominan daripada keadilan, masyarakat akan sulit berkembang. Kehidupan sosial menjadi penuh kecurigaan, dan potensi rakyat terkekang.
7. Mengabaikan Hukum Allah
Ciri paling berat dari pemimpin zalim adalah mengabaikan syariat Allah SWT. Ia lebih mengutamakan hawa nafsu atau aturan buatan manusia yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Padahal, pemimpin seharusnya membawa rakyat lebih dekat kepada Allah, bukan malah menjauhkan.
Dalam Al-Qur’an (QS. Al-Maidah: 44), Allah mengecam keras orang-orang yang tidak memutuskan perkara dengan hukum-Nya, dan menyebut mereka sebagai orang zalim.
Dampak Kepemimpinan Zalim bagi Umat
Pemimpin zalim tidak hanya merugikan dirinya sendiri, tetapi juga seluruh umat. Beberapa dampak yang ditimbulkan antara lain:
- Hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
- Perpecahan sosial karena hukum tidak ditegakkan dengan adil.
- Kemiskinan dan penderitaan rakyat akibat korupsi dan salah urus sumber daya.
- Menurunnya moral masyarakat karena teladan buruk dari pemimpin.
- Hilangnya keberkahan Allah, karena kezaliman adalah perbuatan yang sangat dibenci.
Bagaimana Sebaiknya Sikap Umat terhadap Pemimpin Zalim?
Islam mengajarkan agar umat tetap bersabar, tetapi bukan berarti pasif. Ada beberapa sikap yang bisa diambil:
- Berdoa dan memohon pertolongan Allah, agar dijauhkan dari kezaliman.
- Memberi nasihat dengan cara baik, bila memungkinkan.
- Tetap menjaga ketaatan kepada Allah, meskipun pemimpin lalai.
- Bersatu melawan kezaliman dengan cara yang benar dan tidak melanggar syariat. Dengan demikian, meski keberadaan pemimpin zalim adalah ujian, umat tetap bisa menjaga iman dan memperjuangkan kebenaran.
Doa agar Dilindungi dari Pemimpin Zalim
Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’
Artinya: "Yaa Allah, sungguh kami berlindung hanya kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh."
Allahumma laa tusallith ‘alainaa bidzunubinaa man laa yakhafuka fiinaa wa laa yarhamunaa
Artinya: "Ya Allah dikarenakan dosa-dosa kami, janganlah Engkau kuasakan (beri pemimpin) orang-orang yang tidak takut kepada-Mu atas kami dan juga tidak pula bersikap rahmah kepada kami."
Ciri-ciri pemimpin zalim menurut Islam sangat jelas dan nyata. Mereka adalah orang-orang yang meninggalkan keadilan, mengabaikan amanah, memperkaya diri, menolak kritik, menyebarkan ketakutan, hingga melupakan hukum Allah. Dampaknya pun sangat merugikan umat, baik secara sosial, ekonomi, maupun spiritual.
Sebagai umat Muslim, kita perlu senantiasa waspada dan berdoa agar Allah memberikan pemimpin yang adil, amanah, serta membawa keberkahan bagi bangsa.
Karena pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya soal dunia, melainkan juga pertanggungjawaban besar di akhirat.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?