Bola padel lebih kecil dengan tekanan internal lebih rendah, sehingga pantulannya tidak setinggi bola tenis.
Bola tenis memiliki tekanan lebih tinggi dan lebih bertenaga.
4. Servis
Padel: servis bawah (underarm) setelah bola dipantulkan ke lantai.
Tenis: servis atas (overhead), bola dipukul di udara.
5. Penggunaan Dinding
Padel: dinding merupakan bagian permainan, bola boleh memantul dan digunakan untuk strategi.
Tenis: bola yang keluar lapangan dianggap mati, tidak ada penggunaan dinding.
6. Format Pertandingan
Padel: selalu dimainkan ganda.
Tenis: bisa dimainkan tunggal maupun ganda.
7. Strategi Permainan
Padel: menekankan refleks cepat, kerja sama tim, serta memanfaatkan sudut pantulan dari dinding.
Tenis: lebih menekankan kekuatan pukulan, variasi spin, dan penguasaan area lapangan.
Baca Juga: Olahraga Baru Anti Mainstream Warga Jaksel: Fitness Sambil Main Padel!
Cara Memainkan Padel
Padel dikenal sebagai olahraga yang ramah untuk pemula. Tidak seperti tenis yang sering membutuhkan teknik pukulan bertenaga, padel lebih menekankan koordinasi, refleks cepat, serta strategi memanfaatkan dinding.
Berikut aturan-aturan dasar bermain padel.
1. Format Permainan
Padel resmi hanya dimainkan dalam format ganda (dua lawan dua). Meski bisa dimainkan perorangan, turnamen profesional selalu menggunakan format pasangan.
2. Servis
Servis dilakukan dengan posisi bola setinggi pinggang. Pemain harus memantulkan bola ke lantai terlebih dahulu sebelum memukulnya ke arah kotak servis lawan secara diagonal. Servis dilakukan dari bawah (underarm), berbeda dari tenis yang menggunakan servis overhead.
3. Pantulan Bola
Bola harus memantul sekali di area lawan sebelum mengenai dinding. Jika bola langsung mengenai dinding lawan tanpa menyentuh lantai, pukulan dinyatakan keluar. Pemain boleh tetap mengejar bola yang memantul keluar dari dinding untuk mengembalikannya ke lapangan.
4. Skor Permainan
Sistem skor padel sama dengan tenis: 15, 30, 40, deuce. Satu set dimenangkan oleh pemain/pasangan pertama yang mencapai 6 game, dengan selisih 2 game. Jika skor 6-6, tie-break akan dimainkan.
5. Durasi Pertandingan
Pertandingan biasanya berlangsung dalam format best of three (3 set) atau best of five (5 set).
Dengan aturan yang sederhana, padel bisa dimainkan oleh siapa saja, bahkan mereka yang baru pertama kali mencoba olahraga raket. Padel dan tenis memang memiliki banyak kesamaan, tetapi keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda.
Padel lebih mudah dipelajari, tidak terlalu menguras tenaga, dan cocok dimainkan oleh semua usia. Dengan lapangan yang lebih kecil dan aturan yang fleksibel, padel menjadi pilihan olahraga rekreasi maupun kompetitif yang menyenangkan.
Demikian itu informasi tentang perbedaan antara padel dan tenis. Jika Anda ingin mencoba, segera siapkan raket padel, ajak teman, dan nikmati permainan penuh strategi serta keseruan memanfaatkan dinding lapangan!
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek
-
Apakah Serum Penumbuh Rambut Aman Digunakan Setiap Hari?
-
Korban Gempa NNT Butuh 30 Ton Beras, Tenda hingga Obat-obatan