-
Program pengembangan talenta lokal ini menjadi terobosan baru di dunia industri, di mana perusahaan tidak lagi menunggu pelamar, tetapi aktif mencetak calon tenaga kerja sejak bangku sekolah.
-
Melalui kerja sama dengan SMK dan Bursa Kerja Khusus, program ini menghadirkan pelatihan, magang, dan bimbingan karakter untuk menyiapkan SDM tangguh yang siap terjun ke dunia kerja.
-
Inisiatif ini terbukti meningkatkan kemandirian daerah, memperluas kesempatan kerja bagi anak lokal, serta memperkuat ekosistem industri yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sedangkan bagi PAMA, ini juga menciptakan ekosistem SDM yang berkelanjutan, di mana pekerja dan perusahaan tumbuh bersama dalam satu wilayah.
“Dari sinilah dampak sosial positif itu muncul. Ketika masyarakat sekitar tambang ikut tumbuh, ekonomi daerah juga bergerak,” ujar Abdul Nasir.
Pengakuan atas program LSD bukan yang pertama bagi PAMA. Sebelumnya, inisiatif serupa juga mendapatkan apresiasi dalam ajang IDEAS Indonesia DEI & ESG Award 2022 di Labuan Bajo.
Lewat LSD, PAMA ingin menunjukkan bahwa pembangunan SDM bukan sekadar CSR atau formalitas rekrutmen, melainkan strategi bisnis yang berkelanjutan.
“Ini bukan soal mencari pekerja, tapi membangun manusia,” tegas Abdul Nasir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian