Parfum sebelum tidur kini menjadi tren baru di dunia kesehatan dan kesejahteraan. Banyak orang yang mulai mengadopsi ritual ini dalam rutinitas malam mereka dengan harapan dapat meningkatkan kualitas tidur.
Namun pertanyaannya adalah, apakah parfum ini benar-benar efektif dalam membantu tidur yang lebih nyenyak?
Dilansir dari channelnewsasia. Parfum pengantar tidur, atau parfum malam, dirancang khusus bukan untuk menarik perhatian atau memberi kesan menggoda, melainkan untuk menciptakan suasana yang tenang dan menenangkan.
Dengan kombinasi aroma yang lembut, parfum ini bertujuan untuk menurunkan tingkat stres dan membantu tubuh bersiap untuk tidur.
Perubahan ini memberi pemahaman baru tentang bagaimana wangi dapat mempengaruhi tidur kita.
Menurut Jason Lee, pendiri merek parfum asal Singapura, Scent by Six, indra penciuman kita berpengaruh langsung pada sistem limbik otak, yang mengatur emosi dan memori.
Aroma tertentu, seperti linalool yang terdapat pada lavender, dapat berinteraksi dengan neurotransmiter di otak, menurunkan kecemasan dan meningkatkan ketenangan.
Lee menambahkan bahwa penggunaan aroma yang sama secara konsisten saat tidur dapat memberi sinyal pada otak bahwa saatnya untuk bersantai, sehingga menciptakan respons relaksasi yang terprogram.
Beberapa aroma yang populer untuk membantu tidur antara lain lavender, kamomil, cendana, dan cedarwood.
Baca Juga: Mengenal Parfum Padat yang Wanginya Lebih Awet Ketimbang Spray, Intip 7 Rekomendasinya
Lavender diketahui dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur, sementara Chamomile berfungsi menenangkan sistem saraf.
Cendana dan cedarwood juga dipercaya memperlambat detak jantung, mengarah pada relaksasi yang lebih dalam.
Namun, parfum sebelum tidur bukan hanya soal bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.
Ritual penerapan parfum ini juga penting. Penggunaan parfum jenis ini menjadi simbol waktu untuk bersantai dan menyiapkan diri untuk tidur, terutama di era digital saat kita cenderung terhubung dengan gadget hingga detik terakhir sebelum tidur.
Pengguna membagikan pengalaman mereka menggunakan berbagai aroma untuk membantu tidur dan mengatur suasana hati.
Banyak yang menganggap bahwa parfum malam sebagai bagian penting dari rutinitas persiapan tidur, menciptakan kebiasaan baru yang lebih positif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim