- Kenyamanan rumah dipengaruhi kondisi ruang, sehingga pemilihan AC harus disesuaikan dengan luas, sirkulasi, dan kebutuhan penghuni.
- Midea merilis AC Celest Inverter buatan lokal dengan teknologi AI hemat energi dan pilihan kapasitas 0,5–2,5 PK.
- Fitur AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean menjadikan Celest solusi AC lengkap, cerdas, dan terjangkau
Suara.com - Memilih AC untuk hunian sering kali terasa rumit. Banyak orang hanya fokus pada harga atau merek, padahal kebutuhan setiap rumah berbeda-beda.
Setiap ruangan memiliki ukuran, sirkulasi, dan karakter yang tidak sama, dan semua itu memengaruhi performa pendingin udara. Karena itulah pemilihan AC tidak boleh tergesa-gesa.
Hal ini senada dengan pandangan Nike Prima Dewi, CEO Living Loving, yang menekankan bahwa kenyamanan hunian tidak hanya bergantung pada estetika, tetapi juga fungsi dan pemahaman terhadap kondisi ruang.
Nike menjelaskan bahwa desain hunian yang baik harus “thoughtful”, mempertimbangkan layout, cerita penghuni, hingga simulasi ruang. Ia menegaskan, banyak bukaan di rumah belum tentu membuat hunian lenih nyaman.
“Bukaan yang banyak tidak menjamin rumah lebih nyaman. Kita tinggal di negara tropis, jadi banyak bukaan justru bisa membuat rumah semakin panas. Yang paling penting adalah sirkulasi yang baik,” jelasnya.
Namun, karena keterbatasan ruang di kota, tidak semua rumah bisa memiliki bukaan ideal. Di sinilah perangkat pendukung kenyamanan, termasuk AC memegang peranan penting. Untuk memilihnya, Nike menilai penghuni perlu memahami kebutuhan dasar rumah mereka.
“Pertama, lihat kebutuhan kita: berapa banyak orang yang tinggal, bagaimana kondisi ruangannya, seberapa luas, dan bagaimana bukaannya. Konsultasi dengan pihak yang ahli juga bisa membantu menentukan ukuran AC yang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemilihan perangkat hemat energi juga penting untuk efisiensi jangka panjang.
Kebutuhan masyarakat terhadap AC yang lebih cerdas, hemat energi, dan mudah dirawat inilah yang mendorong Midea memperkenalkan Midea AC Celest Inverter, pendingin udara pintar buatan dalam negeri.
Baca Juga: Serie A, Coppa Italia dan Supercoppa Resmi Tayang Hingga 2027 di ANTV
Diproduksi di pabrik Midea di Jababeka, Cikarang, unit AC ini dirancang sebagai solusi modern yang relevan dengan karakter hunian Indonesia.
Hendry Wijaya, Product Management Head of Midea Electronics Indonesia, menegaskan komitmen Midea dalam menghadirkan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi pengguna.
"Melalui Celest, kami membawa teknologi AI yang bukan hanya pintar, tetapi juga praktis dan hemat energi, sehingga konsumen bisa menikmati kenyamanan maksimal dengan biaya operasional yang lebih rendah,” ujarnya saat peluncuran Celest di Jakarta, 27 November 2025.
Midea AC Celest tersedia dalam kapasitas 0,5 hingga 2,5 PK, sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan, selaras dengan tips yang disampaikan Nike. Konsumsi listriknya pun rendah, hanya setara sekitar seribuan rupiah per hari.
Meski dibekali teknologi AI mutakhir, produk ini tetap hadir dengan harga lebih terjangkau dan desain modern ber-finishing doff, memperkuat reputasi Midea sebagai World’s No.1 Inverter Brand (Euromonitor 2022–2024).
Keandalan Celest diperkuat oleh empat fitur utama: AI Ecomaster untuk presisi suhu hingga 0,3°C sekaligus efisiensi energi 30% lebih hemat; CoolFlash untuk pendinginan cepat bahkan pada suhu luar 55°C; PrimeGuard dengan perlindungan anti-korosi yang lebih kuat; serta I-Clean, fitur pembersihan mandiri yang memudahkan perawatan harian.
Hal ini ditegaskan kembali oleh Windi Ario Wicaksono, Product Manager Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia.
“Berbagai fitur seperti AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean menjadi nilai tambah yang menjadikan Midea AC Celest sebagai ‘paket lengkap’ bagi pengguna yang menginginkan AC cerdas dan tahan lama dengan harga yang tetap terjangkau,” ujarnya.
Dengan perpaduan tips praktis dari penghuni berpengalaman seperti Nike dan inovasi teknologi dari Midea, konsumen kini memiliki panduan lebih matang untuk memilih AC yang sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren, tetapi memastikan kenyamanan jangka panjang di dalam hunian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis