-
- Kebutuhan ruang belajar yang kreatif mendorong hadirnya wahana eduwisata berbasis teknologi di Indonesia, termasuk fasilitas baru yang menawarkan pengalaman multisensori 5D dan LED imersif.
- Pengunjung dapat mencoba berbagai aktivitas interaktif seperti simulasi, permainan berbasis LiDAR, hingga layar LED 360 dengan animasi real time.
- Peluncuran fasilitas ini melibatkan pemerintah daerah dan figur publik, sekaligus menghadirkan program inklusi bagi kelompok disabilitas.
Suara.com - Selama ini, kunjungan pabrik atau wisata edukasi kerap dianggap kurang menarik dan cenderung membosankan bagi generasi muda.
Mayoritas fasilitas edukatif masih mengandalkan metode konvensional yang kurang interaktif, sehingga sulit memantik rasa ingin tahu anak dan remaja terhadap proses industri maupun sains di balik produk sehari-hari. Banyak keluarga dan sekolah akhirnya mencari alternatif tempat belajar yang lebih visual, modern, dan mampu menawarkan pengalaman langsung yang relevan.
Di saat kebutuhan akan ruang belajar yang kreatif dan imersif semakin besar, fasilitas edukasi berbasis teknologi masih terbilang terbatas di Indonesia.
Tantangannya, butuh inovasi yang tidak hanya memindahkan informasi ke dalam bentuk visual, tetapi mampu membangun pengalaman edukatif yang membuat peserta benar-benar terlibat. Kekosongan inilah yang coba dijawab melalui hadirnya program eduwisata berbasis teknologi dari sektor industri.
PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) memperkenalkan Chocolatos X-Quest, wahana eduwisata pertama mereka yang berbasis LED Imersif 5DX-perience dan terintegrasi langsung dengan pabrik Garudafood di Sumedang, Jawa Barat.
Wahana ini diresmikan oleh Direktur Utama Garudafood Hardianto Atmadja bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, serta Brand Ambassador Chocolatos, Cinta Laura (2/12).
“Wahana edukasi ini membuka kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk merasakan pengalaman baru dalam mengenal proses industri secara lebih dekat, interaktif, dan inspiratif. Pendidikan tidak boleh berhenti di ruang kelas,” ujar Hardianto.
Wahana ini menjadi bagian dari program Factory Visit Garudafood dan dirancang sebagai industrial learning journey. Wahana ini memadukan teknologi LED imersif dengan pengalaman multisensori 5D, mulai dari visual interaktif, audio spasial, hingga efek fisik seperti panas, getaran, dan aroma.
Pengunjung dapat menikmati Chocolatos X-Gondola, wahana futuristik yang menggabungkan simulasi dan storytelling.
Baca Juga: Istana Maimun, Tempat Wisata Bersejarah dengan Bangunan Megah di Medan
Selain itu, pengunjung diajak menjelajahi dunia Clevo melalui Clevo X-Dream Farm dan Clevo X-Dream Space. Di X-Dream Farm, peserta menggunakan kacamata 3D dengan permainan berbasis teknologi LiDAR.
Sementara X-Dream Space menghadirkan layar LED 360 dengan teknologi “scan-to-animation” yang menampilkan gambar peserta sebagai animasi real time.
Cinta Laura menyebut kehadiran wahana ini sebagai bentuk pendidikan kreatif yang penting bagi generasi muda.
“Ilmu bisa didapatkan di mana saja, termasuk melalui pengalaman langsung seperti di Chocolatos X-Quest,” katanya.
Di kawasan yang sama, mereka menyediakan merchandise store serta Chocolatos Café sebagai area menikmati berbagai kreasi minuman dan makanan berbahan Chocolatos.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap fasilitas ini dapat mendorong perkembangan industri sekaligus memberi manfaat sosial bagi masyarakat.
Sejalan dengan Hari Disabilitas Internasional, mereka juga mengundang Sahabat Santri Istimewa dari Daruut Tauhiid Peduli sebagai bagian dari komitmen pendidikan inklusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
-
Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi
-
5 Parfum Beraroma Bakery dengan Wangi Khas yang Unik, Bikin Ketagihan!
-
Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi
-
Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!