- Kopi digemari karena membantu menjaga fokus dan energi.
- Penelitian terbaru mulai membahas waktu terbaik minum kopi, bukan hanya manfaat kesehatannya.
- Studi di European Heart Journal menyebut waktu konsumsi kopi sama pentingnya dengan jumlahnya.
Minum kopi di pagi hari dinilai lebih selaras dengan ritme alami tubuh. Kafein sebagai stimulan membantu meningkatkan energi dan kewaspadaan mental.
Nah, kondisi mental yang lebih baik sering dikaitkan dengan tingkat produktivitas seseorang. Hal ini secara tidak langsung dapat mendukung kesehatan fisik jangka panjang.
Apa yang Terjadi Jika Minum Kopi di Malam Hari?
Sebaliknya, minum kopi di malam hari memiliki potensi risiko tersendiri. Kebiasaan ini umum terjadi pada pekerja shift malam atau mereka yang begadang.
Kafein dapat mengganggu jam biologis dan kualitas tidur. Tubuh membutuhkan waktu dua hingga 10 jam untuk memetabolisme setengah kadar kafein.
Sisa kafein dalam tubuh berisiko mengganggu tidur dan meningkatkan kecemasan. Pada sebagian orang, hal ini bahkan bisa memicu serangan panik.
Selain itu, kopi juga memengaruhi detak jantung dan pernapasan. Efek ini bisa terasa lebih kuat jika dikonsumsi pada malam hari.
Oleh karena itu para ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi kopi setelah tengah hari. Dan, minum kopi di pagi hari dinilai sebagai pilihan paling aman dan bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung
-
Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas
-
Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh
-
Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur
-
355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan
-
Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat, Sejumlah Rumah Tradisional Ludes Dilalap Api
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial
-
Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP