-
Nyeri punggung usia matang disebabkan faktor degeneratif tulang dan penurunan hormon.
-
Krim dengan kandungan menthol serta methyl salicylate efektif meredakan otot kaku.
-
Tersedia pilihan krim herbal hingga cooling gel dengan harga sangat terjangkau.
Suara.com - Memasuki usia 45 tahun ke atas, tubuh mulai sering merasakan nyeri punggung atau sakit pinggang.
Masalah nyeri punggung ini sebenarnya wajar, karena adanya perubahan degeneratif pada tulang belakang, penipisan bantalan diskus, hingga melemahnya otot penopang tubuh.
Bagi wanita, penurunan hormon estrogen menjelang menopause juga bisa membuat sendi terasa lebih kaku.
Belum lagi, gaya hidup kurang gerak atau berat badan berlebih bisa membuat beban punggung semakin berat.
Selain olahraga ringan dan memperbaiki postur, penggunaan krim pereda nyeri bisa menjadi solusi praktis untuk meredakan rasa tidak nyaman secara cepat.
Berikut ini, 5 rekomendasi krim pereda nyeri punggung dan sendi di bawah Rp100 ribuan yang bisa Anda coba.
1. NEO Rheumacyl Eucalyptus Cream
NEO Rheumacyl Eucalyptus Cream adalah krim untuk redakan nyeri punggung yang biasanya tersedia di apotek.
Sebab, krim ini mengandung menthol dan camphor yang memberikan efek hangat di titik nyeri.
Baca Juga: 150 Jutaan Cari Mobil Keluarga? Wuling Siapkan Mobil Baru Murah Tawarkan 7-Seater Irit BBM
Selain itu, kandungan Eucalyptus Oil di dalamnya sangat cocok untuk orang tua karena memberikan aroma relaksasi yang menangkan.
Tak hanya bisa meredakan sakit punggung, pemakaian krim ini juga ampuh untuk meredakan masuk angin dan perut kembung.
- Harga: Rp41 ribuan
2. Lumbar Spine Cooling Gel
Jika Anda tak tahan dengan krim yang terlalu panas, Anda bisa pakai Lumbar Spine Cooling Gel yang memberikan sensasi dingin menyegarkan saat diaplikasikan di area punggung yang sakit.
Produk ini dirancang khusus untuk area lumbar atau pinggang bawah dan tulang belakang.
Krim ini diklaim efektif meredakan nyeri otot, sakit lutut, hingga linu panggul.
Tekstur gel-nya juga membuat proses kompres dingin menjadi lebih praktis tanpa perlu es batu.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Krim Melasma untuk Wanita Usia 55 Tahun ke Atas, Mulai dari di Bawah Rp100 Ribu
-
7 Rekomendasi Krim Malam Untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
7 Krim untuk Memudarkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Krim Pencerah Leher Hitam, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
3 Rekomendasi Neck Cream untuk Mengatasi Leher Hitam, Harga Mulai Rp50 Ribuan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Londo Ireng Artinya Apa? Ini Asal Usul Istilah yang Dipakai Prabowo Menyindir Jurnalis hingga LSM
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol