- Pertunjukan musikal Batavia Tales menutup tetralogi dengan episode keempat, "The Sailing of Batavia," pada 24 Januari 2026 di Batavia PIK.
- Episode pamungkas ini merangkum kisah perjuangan delapan karakter berlatar Batavia abad ke-19 menghadapi kolonialisme.
- Acara ini merupakan bagian dari inisiatif budaya yang lebih besar bernama "PIK Berbudaya" yang melibatkan komunitas dan UMKM.
Suara.com - Sorotan lampu panggung, denting musik, dan narasi sejarah yang emosional berpadu dalam satu malam penutup yang meninggalkan kesan mendalam.
Pertunjukan musikal Batavia Tales resmi menutup rangkaian tetraloginya lewat episode keempat berjudul The Sailing of Batavia, yang dipentaskan pada 24 Januari 2026 di The Port, Batavia PIK.
Episode pamungkas ini sukses menarik perhatian publik dan menjadi penanda akhir kisah perjuangan delapan karakter berlatar Batavia abad ke-19 dalam menghadapi kolonialisme.
Digelar sebagai kelanjutan dari tiga episode sebelumnya, pertunjukan ini menjadi puncak dari rangkaian cerita yang sejak awal dirancang utuh dan berlapis.
Antusiasme penonton terasa kuat, menegaskan posisi Batavia Tales sebagai salah satu pertunjukan musikal yang berhasil memadukan hiburan, sejarah, dan refleksi budaya dalam satu pengalaman panggung yang imersif.
Director & Playwright Batavia Tales, Mhyajo, menjelaskan bahwa keseluruhan pertunjukan sejatinya merupakan satu musikal berdurasi dua jam yang kemudian dibagi ke dalam empat episode agar penonton dapat menyelami cerita secara bertahap.
“Jadi malam hari ini adalah malam perdana tayangan episode 4. Jadi rangkaian dari cerita musikal, pertunjukan musikal, yang sebenarnya totalnya berdurasi 2 jam, tapi kami divide atau kami belah menjadi 4 episode,” ucap Mhyajo.
Ia menambahkan bahwa episode keempat memegang peran penting sebagai simpul cerita, yang merangkum seluruh benang merah dari episode-episode sebelumnya.
“Kalau episode 4 itu adalah refill dari setiap Easter Eggs yang ada di setiap episode. Jadi boleh dibilang setiap episode itu ceritanya adalah menceritakan fokus pada masing-masing 2 karakter dari 8 karakter yang kita tonjolkan,” katanya.
Baca Juga: Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
Tak hanya menjadi penutup cerita, The Sailing of Batavia juga mempertegas kekuatan naratif Batavia Tales sebagai karya musikal yang konsisten membangun emosi penonton sejak episode pertama.
Kisah perjuangan, kehilangan, dan harapan disajikan melalui akting, musik, serta tata panggung yang dramatis, membuat banyak mata terpaku hingga tirai terakhir ditutup.
Dari sisi pengelola kawasan, Managing Director Amantara Agung Sedayu Group, Soesilawati, menuturkan bahwa pertunjukan ini merupakan bagian dari inisiatif budaya yang lebih luas.
“Ya, hari ini kita berkumpul di sini untuk menyaksikan tayangan perdana Batavia Tales IV. Ini episode terakhir. Dan ini sebenarnya acara merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar, yaitu PIK Berbudaya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada seni pertunjukan semata, tetapi juga melibatkan pemberdayaan berbagai elemen komunitas.
“Dalam menjalankan PIK Berbudaya, kami menggandeng banyak pihak. Ya, antara lain pekerja seni, komunitas kreatif, UMKM. Seperti yang kita lihat, produk-produk UMKM yang disajikan di sana, itu adalah hasil karya teman-teman kita,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Promo JSM Alfamart Diperpanjang, Minyak Goreng 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
-
5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran
-
5 Rekomendasi Outfit Keluarga Lebaran 2026 Tema Earth Tone yang Elegan
-
Promo Indomaret Festival Ramadan: Sirup Banting Harga Jadi Rp7.500 Jelang Lebaran
-
Terakhir Hari Ini! Serbu Promo 9 Micellar Water di Superindo, Murah Mulai Rp18 Ribuan
-
Promo Alfamart Lebaran 2026: Sirup ABC Cuma 7 Ribuan, Khong Guan Banting Harga
-
6 Rekomendasi Sajadah Travel Empuk dan Ringan, Ringkas Dibawa ke Mana Saja
-
7 Rekomendasi Merek Bantal Leher untuk Mudik, Perjalanan Nyaman Anti Pegal
-
7 Rekomendasi Sunscreen di Indomaret agar Salat Id Bebas Flek Hitam
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026