- Menghadiri silaturahmi Lebaran wajib didahului permintaan izin minimal tiga hari sebelum kedatangan.
- Menjaga keharmonisan memerlukan partisipasi aktif membantu pekerjaan rumah serta menghormati aturan keluarga tuan rumah.
- Etika penting meliputi berpakaian sopan, menjaga kebersihan kamar, dan membatasi penggunaan gawai selama kunjungan.
Ibu mertua akan tersenyum lebar kalau melihat menantu “ikut kerja”.
Ini lebih berharga daripada ucapan “terima kasih” seribu kali.
5. Berpakaian Sopan dan Rapi
Meski lagi santai di rumah, jangan pakai tank top atau celana pendek.
Pakai baju lengan panjang atau kaos longgar yang tetap sopan. Bagi perempuan, kerudung tetap dipakai meski di dalam rumah.
Ini bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keluarga mertua.
6. Jaga Kebersihan Kamar Tidur
Lipat selimut, rapikan kasur, dan jangan biarkan pakaian berserakan.
Kalau ada anak kecil, ajak mereka membereskan mainan. Rumah mertua bukan hotel.
Baca Juga: Berapa Isi Amplop Lebaran yang Pantas untuk Anak Kecil di Tahun 2026?
Semakin bersih kamar kamu, semakin nyaman mertua.
7. Batasi Penggunaan Gadget
Jangan duduk di ruang tamu sambil scroll TikTok seharian. Matikan notifikasi HP saat makan bersama atau ngobrol.
Gunakan waktu untuk bertanya kabar mertua, cerita tentang pekerjaan, atau dengar curhatan mereka.
Ini momen silaturahmi, bukan momen “nongkrong online”.
8. Hormati Waktu Ibadah dan Tradisi
Ikut shalat berjamaah kalau diminta. Kalau mertua suka tarawih atau mengaji bersama, ikutlah meski cuma mendengarkan.
Jangan lewatkan acara “ngabuburit” keluarga atau ziarah kubur. Tunjukkan bahwa kamu menghargai tradisi keagamaan mereka.
9. Jangan Campuri Urusan Rumah Tangga Mertua
Hindari komentar “Kenapa sih Mas Bagus jarang pulang?” atau “Kok adik ipar belum nikah juga?”
Ini urusan pribadi mereka. Kalau ada masalah, diamkan saja. Kamu tamu, bukan mediator keluarga.
10. Ucapkan Terima Kasih dan Pamit dengan Baik
Sebelum pulang, ucapkan terima kasih secara khusus: “Terima kasih banyak, Ma, Pa, sudah diizinkan menginap dan dimasak enak-enak. Kami pamit ya.”
Beri pelukan atau cium tangan. Kirim pesan lagi besoknya: “Sudah sampai rumah, Ma. Sekali lagi terima kasih.”
Ini meninggalkan kesan positif yang akan diingat sampai Lebaran tahun depan.
Menginap di rumah mertua saat Lebaran sebenarnya adalah ujian kecil sekaligus peluang besar. Kalau kamu berhasil menjaga 10 etika di atas, bukan hanya mertua yang bahagia—kamu juga akan semakin bangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Pegawai PPPK Korban Ketua DPRD Bone Dibujuk 3 Hari 3 Malam
-
Edukasi Kulit Sensitif, Cetaphil Derm On Tour Hadir Menjangkau Warga Jakarta Lewat Konsep Mobile
-
4 Rekomendasi Lip Balm SPF 50, Perlindungan Maksimal untuk Bibir Tetap Lembap dan Cerah
-
John Herdman Dibuat Pusing Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026, Kenapa?
-
4 Rekomendasi Smartwatch Xiaomi Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet
-
Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut
-
Review Thunderbolts: Ketika Antihero Marvel Menghadapi Masa Lalu Kelam
-
Bertemu Prabowo, Bahlil Buka-bukaan Ribuan Desa Belum Nikmati Listrik
-
KBRI Jepang Ungkap Kondisi WNI Pasca Gempa Besar Kumamoto
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian