- Syekh Ahmad Al Misry disorot karena dugaan pelecehan sesama jenis terhadap santri laki-laki.
- Fakta kasus mulai terungkap lewat keterangan korban dalam jumpa pers.
- Ustaz Abi Makki menyebut lokasi kejadian beragam, bahkan ada yang dinilai cukup mengerikan.
Suara.com - Nama Syekh Ahmad Al Misry belakangan disorot karena diduga melakukan pelecehan sesama jenis terhadap beberapa santri laki-laki.
Sederet fakta mengenai kasus Syekh Ahmad Al Misry satu per satu terungkap ke publik seiring dengan jumpa pers yang digelar oleh pihak korban.
Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah lokasi dugaan pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry. Ustaz Abi Makki, mewakili korban, menyebut lokasinya bermacam-macam.
Salah satu lokasi kejadian bahkan disebutkan oleh Ustaz Abi Makki cukup mengerikan. Lantas, di mana lokasi tersebut?
Lokasi Dugaan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
Kasus dugaan pelecehan yang menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry disebut tidak terjadi hanya di satu tempat.
Berdasarkan keterangan Ustaz Abi Makki saat jumpa pers pada 16 April 2026, peristiwa ini diduga berlangsung di beberapa lokasi.
Namun Ustaz Abi Makki tidak menyebutkan detail di mana saja lokasi kejadiannya. Sang Ustaz hanya menegaskan bahwa salah satu lokasinya cukup mengerikan, yakni di tempat ibadah.
"Itu (lokasinya) bermacam-macam. Yang paling, apa namanya, mengerikan itu (dilakukan) di tempat ibadah," tutur Ustaz Abi Makki saat jumpa pers di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 16 April 2026.
Beberapa laporan juga menyebut bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan berlangsung dalam rentang tahun yang cukup panjang.
Baca Juga: Syekh Ahmad Al Misry Sekarang di Mana? Viral Diduga Lecehkan Santri Laki-Laki
Hal ini mengindikasikan bahwa lokasi kejadian bisa berpindah-pindah mengikuti aktivitas pelaku dan korban.
Kronologi Kasus dan Keberadaan Syekh Ahmad Al Misry
Sementara itu, kasus dugaan pelecehan yang menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry sebenarnya bukan hal baru dan telah muncul sejak beberapa tahun lalu.
Dugaan tersebut pertama kali mencuat pada 2021 ketika sejumlah santri mulai berani mengungkap pengalaman yang mereka alami.
Pada saat itu, kasus sempat diselesaikan secara internal setelah Syekh Ahmad Al Misry disebut mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada para korban.
Karena adanya klarifikasi tersebut, tidak ada proses hukum lanjutan dan kasus sempat mereda.
Namun, perkembangan baru terjadi pada 2025 ketika seorang korban kembali muncul dan memberikan pengakuan lanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja
-
Seperti Apa Watak Weton Jumat Kliwon? Ini Sifat dan Keistimewaannya Menurut Primbon
-
Bukan Sekadar Angka, Ini Arti Penting Masuknya BRI di Jajaran Elite Perbankan Dunia
-
Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Keluarga Terdakwa Korupsi Tuntut Kesetaraan di Depan Hukum
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!