Suara.com - Tanggal 21 April memperingati apa saja? Tanggal 21 April menjadi hari yang bersejarah.
Masyarakat umumnya paham betul bahwa 21 April menjadi peringatan Hari Kartini untuk sosok R.A Kartini yang membawa emansipasi wanita.
Sang tokoh emansipasi ini lahir di Jepara pada tanggal 21 April dan banyak memberi pengaruh besar.
Salah satu perjuangan beliau yakni mendirikan sekolah untuk anak perempuan di lingkungan kabupaten Rembang.
Fokus pengajarannya meliputi keterampilan rumah tangga, baca-tulis, dan ilmu pengetahuan umum.
Tak berhenti di situ, Kartini juga terkenal atas surat-suratnya yang ia kirimkan kepada nyonya Abendanon.
Melalui korespondensinya, Nyonya Abendanon memberikan dukungan moral bagi Kartini untuk memajukan perempuan pribumi.
Dalam surat-suratnya, ia mengkritik tradisi feodal dan ketidakadilan yang dirasakan perempuan pribumi, seperti poligami dan larangan untuk sekolah.
Surat-surat ini kemudian dibukukan dengan judul Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).
Baca Juga: Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
Buku ini membuka mata dunia dan masyarakat Indonesia saat itu tentang pentingnya hak asasi perempuan.
Lantas kembali ke pertanyaan, apa saja yang dirayakan pada tanggal 21 selain Hari Kartini?
Hari Kreativitas dan Inovasi Dunia
Hari Kreativitas dan Inovasi Dunia ditetapkan oleh PBB demi meningkatkan kesadaran akan peran vital kreativitas dan inovasi dalam berbagai aspek pembangunan manusia.
Inovasi yang dirayakan bukan sekadar tentang teknologi canggih, melainkan tentang kemampuan memecahkan masalah dengan cara baru yang lebih efektif.
Perayaan ini mengajak masyarakat dunia untuk berani berpikir "di luar kotak" demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Adapun di era global saat ini, kreativitas dianggap sebagai komoditas ekonomi yang sangat berharga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus