- Lippo Mall Nusantara menyelenggarakan program Srikandi Vol. 2 pada 20 April hingga 17 Mei 2026 untuk merayakan peran perempuan.
- Kegiatan ini menghadirkan diskusi inspiratif, pameran seni, serta showcase fashion berkelanjutan sebagai wadah kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif.
- Program ini bertujuan membuka ruang dan kesempatan setara agar perempuan dapat terus berkembang serta berkontribusi dalam ekonomi kreatif nasional.
Suara.com - Perayaan perempuan kini tak lagi sekadar seremoni simbolik, tetapi hadir dalam bentuk pengalaman yang hidup, interaktif, dan penuh makna.
Mulai dari ruang diskusi inspiratif, pameran karya, hingga showcase fashion berkelanjutan, berbagai aktivitas ini menjadi refleksi bagaimana perempuan modern merayakan identitas, kreativitas, dan perannya dalam membentuk masa depan.
Semangat inilah yang diangkat oleh Lippo Mall Nusantara melalui program spesial bertajuk Srikandi Vol. 2: “She Shapes, She Builds, She Becomes”, yang berlangsung dari 20 April hingga 17 Mei 2026.
Mengusung momentum Hari Kartini, rangkaian ini menghadirkan beragam aktivitas inspiratif yang menempatkan perempuan bukan hanya sebagai penikmat, tetapi juga sebagai kreator, inovator, dan penggerak industri kreatif.
Salah satu sorotan utama adalah sesi Srikandi Inspiring Talk yang digelar pada 1 Mei 2026. Talkshow ini menghadirkan Irene Umar dan Veronica Tan sebagai pembicara. Dalam diskusi tersebut, keduanya menekankan pentingnya membuka ruang yang setara bagi perempuan untuk berkembang.
“Perempuan saat ini pada dasarnya telah memiliki kapasitas yang mumpuni. Yang dibutuhkan bukan lagi sekadar pemberdayaan, melainkan ruang dan kesempatan yang setara untuk menampilkan potensi diri. Dengan akses yang sama, perempuan dapat bergerak dan tumbuh bersama,” ujar Veronica Tan.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat peran perempuan dalam ekonomi kreatif. Senada dengan itu, Irene Umar menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
“Event bertema Srikandi merupakan inisiatif yang sangat luar biasa. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perempuan untuk berkumpul, saling terhubung, dan melangkah bersama, sehingga dapat terus berkarya dan bersinar,” ungkapnya.
Tak hanya menghadirkan ruang diskusi, Srikandi Vol. 2 juga menawarkan pengalaman eksploratif melalui berbagai program menarik. Flora Nusantara menjadi salah satu destinasi favorit, menghadirkan pameran tanaman hias dan instalasi artistik yang menciptakan suasana hijau dan menenangkan.
Baca Juga: Profil Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Sempat Viral Usul Gerbong Perempuan di Tengah
Pengunjung juga dapat menjelajahi plant bazaar untuk membawa pulang tanaman pilihan, menjadikan gaya hidup yang lebih dekat dengan alam sebagai bagian dari keseharian.
Di sisi lain, Art Exhibition menampilkan karya tekstil dari para seniman perempuan yang sarat makna budaya. Melalui pameran ini, pengunjung diajak menyelami cerita di balik setiap karya, sekaligus mengapresiasi keahlian perempuan dalam mengolah kain tradisional menjadi karya seni bernilai tinggi.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui Ecoprint Fashion Showcase, yang terdiri dari Ecoprint Fashion Week dan Pop-Up Bazaar. Program ini menampilkan koleksi fashion berbasis teknik ramah lingkungan, sekaligus memperkenalkan berbagai brand yang dipimpin oleh perempuan.
Selain menjadi ajang apresiasi, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dan pengembangan bagi para pelaku industri kreatif. Mall Director Lippo Mall Nusantara, Hiu Mulyawati, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
“Melalui Srikandi Vol. 2, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membuka peluang bagi perempuan untuk terus berkarya, berkembang, dan membentuk karakter yang kuat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar rangkaian acara, Srikandi Vol. 2 menjadi representasi bagaimana perempuan hari ini bergerak, berkolaborasi, dan menciptakan perubahan.
Dari karya seni hingga inovasi berkelanjutan, dari diskusi hingga komunitas, semuanya berpadu dalam satu ruang yang merayakan perempuan sebagai kekuatan utama dalam membangun masa depan industri kreatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci