Lifestyle / Komunitas
Minggu, 24 Mei 2026 | 18:40 WIB
Ilustrasi puasa Tarwiyah dan Arafah. (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Puasa Tarwiyah dan Arafah pada 8 dan 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah termasuk amalan mulia jelang Idul Adha.
  • Kedua puasa sunnah ini dipercaya dapat menghapuskan dosa serta meningkatkan pahala amal saleh di awal bulan Dzulhijjah.
  • Jadwal pelaksanaan puasa Tarwiyah pada 25 Mei, sedangkan puasa Arafah 26 Mei 2026 sebelum Idul Adha.

Suara.com - Puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah termasuk amalan yang paling dianjurkan jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Ibadah ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam syariat Islam. Adapun pelaksaannya di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah yang penuh kemuliaan.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, tepat satu hari sebelum Idul Adha.

Bagi umat Islam yang ingin meraih pahala melimpah di bulan haji ini, berikut adalah panduan lengkap mengenai jadwal, niat, tata cara dan keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Dengan merujuk hasil sidang isbat serta Kalender Hijriah Indonesia yang disusun oleh Kementerian Agama maka jadwal pelaksanaan puasa sunnah Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

- Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah 1447 H): Senin, 25 Mei 2026.
- Puasa Arafah (9 Dzulhijjah 1447 H): Selasa, 26 Mei 2026.
- Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1447 H): Rabu, 27 Mei 2026.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Niat merupakan syarat sah dalam menjalankan ibadah. Niat puasa sunnah ini dapat dilafalkan di dalam hati sejak malam hari hingga sebelum waktu dzuhur tiba, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala."

Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal Berpuasa di Bulan Dzulhijjah

Bacaan Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):

Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala."

Tata Cara Pelaksanaan

Tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah pada dasarnya sama dengan puasa pada umumnya, baik wajib maupun sunnah:

- Membaca Niat: Disunnahkan membaca niat pada malam hari.
- Makan Sahur: Sangat dianjurkan dilakukan menjelang waktu subuh untuk mendapatkan keberkahan dan stamina.
- Menahan Diri: Menjaga diri dari makan, minum, berhubungan suami istri, serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar (Subuh) hingga terbenam matahari (Maghrib).
- Menjaga Adab: Menghindari berkata kotor, ghibah, dan perbuatan maksiat lainnya agar pahala puasa tetap sempurna.
Menyegerakan Berbuka: Berbuka puasa segera setelah masuk waktu Maghrib.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Mengapa umat Muslim begitu dianjurkan melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah? Rasulullah SAW dalam berbagai hadits menyebutkan keistimewaan luar biasa, terutama untuk puasa Arafah.

Puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Load More