- Piala Dunia 2026 yang berlangsung Juni di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat akan diikuti oleh 48 negara peserta.
- Tiga negara tuan rumah secara otomatis lolos bersama 45 tim lainnya yang berasal dari enam konfederasi sepak bola dunia.
- Format baru turnamen ini menyajikan 104 pertandingan yang tersebar di 11 kota guna meningkatkan inklusivitas serta daya saing global.
Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Uruguay.
Juara bertahan Argentina dipimpin Lionel Messi dan tim-tim kuat lainnya tetap mendominasi.
OFC (Oseania – 1 tim)
Selandia Baru.
Mereka kembali mewakili kawasan Pasifik setelah absen lama.
UEFA (Eropa – 16 tim)
Austria, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, Republik Ceko (Czechia), Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Portugal, Skotlandia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki.
Eropa mengirim kekuatan terbesar, meski tim besar seperti Italia gagal lolos lagi setelah drama play-off.
Kejutan dan Debutan Piala Dunia 2026
Turnamen ini menghadirkan beberapa cerita inspiratif. Negara seperti Curaçao, Yordania, Uzbekistan, dan Cabo Verde akan merasakan atmosfer Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Persaingan Sengit Empat Raksasa dari 3 Benua
Sementara itu, Irak berhasil lolos melalui play-off interkonfederasi setelah mengalahkan Bolivia, menjadi tim terakhir yang mengisi slot ke-48.
Di sisi lain, beberapa raksasa gagal tampil, seperti Italia yang kembali tersingkir di babak kualifikasi. Ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di era perluasan ini.
Antisipasi Turnamen Piala Dunia 2026
Dengan 48 tim, fase grup akan terdiri dari 12 grup berisi 4 tim masing-masing. Format baru memungkinkan lebih banyak pertandingan (total 104 laga), memberikan kesempatan bagi tim underdog untuk menciptakan kejutan.
Pertandingan pembuka melibatkan tuan rumah Meksiko, sementara final akan berlangsung di stadion ikonik di Amerika Serikat.
Piala Dunia 2026 tidak hanya tentang sepak bola, tapi juga persatuan antarnegara. Isu-isu seperti visa bagi tim Iran di tengah ketegangan geopolitik menjadi sorotan, namun FIFA menjamin turnamen tetap berjalan lancar.
Bagi penggemar Indonesia, meski Timnas Garuda belum lolos, turnamen ini bisa menjadi inspirasi. Perluasan slot membuka harapan lebih besar di masa depan. Siapa yang akan menjadi juara? Argentina pertahankan gelar, atau tim Eropa seperti Prancis dan Inggris yang kembali kuat? Semua akan terjawab mulai 11 Juni 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight