- Dokter Tirta mencoba Ardiles Runergize saat sesi tempo run.
- Sepatu lari ini dinilai agresif, memiliki bounce yang terasa, dan cocok untuk pelari cepat.
- Ardiles Runergize dibekali carbon plate dan dibanderol sekitar Rp1,6 juta.
Suara.com - Dokter Tirta baru-baru ini membagikan pengalaman mencoba sepatu lari Ardiles Runergize melalui akun Threads miliknya.
Sepatu lari buatan brand lokal tersebut digunakan saat menjalani sesi tempo run dengan beberapa variasi pace.
Dalam ulasannya, Dokter Tirta menyebut Ardiles Runergize memiliki karakter agresif dan pantulan yang terasa responsif saat digunakan berlari.
Ardiles Runergize sendiri merupakan sepatu lari dengan carbon plate yang dirancang untuk menunjang performa.
Produknya diketahui juga dibekali sejumlah teknologi yang berfokus pada pengembalian energi dan kenyamanan saat berlari.
Lantas, seperti apa review Ardiles Runergize menurut Dokter Tirta? Simak ulasannya berikut ini.
Review Ardiles Runergize Menurut Dokter Tirta
Dalam sesi latihan tersebut, Dokter Tirta mengaku menggunakan Ardiles Runergize untuk pemanasan sejauh 4 kilometer dengan pace sekitar 6.10 hingga 6.30 menit per kilometer.
Setelah itu, latihan dilanjutkan dengan tempo run 3 kilometer pada pace 5.30 dan 3 kilometer berikutnya pada pace 5.10. Sesi ditutup dengan cooldown run sejauh 1 kilometer pada pace 7.00.
Baca Juga: Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Dari pengalaman tersebut, Dokter Tirta menilai Ardiles Runergize memiliki karakter yang agresif dan terasa memantul saat digunakan berlari.
Menurutnya, sepatu ini cocok untuk pelari yang memiliki stabilitas pergelangan kaki yang baik serta menyukai sensasi berlari cepat.
"Agresif, bounce, cocok untuk teman-teman yang ankle stable dan kebut-kebutan," ungkap Dokter Tirta di Thread, dikutip pada Minggu, 7 Juni 2026.
Ia juga menyebut sensasi yang diberikan sepatu ini mengingatkannya pada sepatu balap premium dari Jepang, yaitu Mizuno Wave Rebellion Pro.
"Feel-nya sekilas kalau brand luar emang mirip Mizuno Wave Rebellion Pro," lanjutnya.
Saat membalas sejumlah komentar, Dokter Tirta juga menyebut bahwa Ardiles Runergize kurang cocok untuk pelari dengan kaki lebar (wide foot).
Selain itu, menurutnya sepatu ini juga tidak ideal untuk heel striker karena berpotensi membuat area Achilles terasa tidak nyaman.
Berita Terkait
-
Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
-
5 Sepatu Nike Original Termurah di Bawah Rp1 Juta, Buat Lari hingga Futsal
-
Top 5 Sepatu Lari Murah Rekomendasi Dokter Tirta, Paling Enak Buat Ngebut
-
Sepatu Lari Hoka Berapa Harganya? Ini 4 Pilihan Terbaik untuk Daily Run hingga Race Day
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL