- Gunakan sikat khusus suede dengan gerakan searah untuk mengangkat debu tanpa merusak tekstur bahan yang sensitif.
- Bersihkan noda menggunakan cairan pembersih khusus atau larutan cuka tanpa merendam sepatu dalam air sama sekali.
- Keringkan sepatu pada suhu ruangan serta gunakan semprotan pelindung untuk menjaga keawetan dan kualitas bahan suede.
Agar bentuk sepatu tetap terjaga selama proses pengeringan, isi bagian dalamnya dengan tisu atau kertas bersih yang dapat menyerap sisa kelembapan.
5. Sikat Kembali setelah Kering
Setelah sepatu benar-benar kering, sikat kembali permukaan suede menggunakan sikat khusus.
Langkah ini penting untuk mengembalikan tekstur halus atau nap pada suede sehingga sepatu tampak seperti baru. Sikat dengan gerakan ringan dan searah agar hasilnya lebih rapi.
6. Gunakan Semprotan Pelindung (Suede Protector)
Langkah terakhir yang sering dilewatkan adalah menggunakan suede protector spray.
Lapisan pelindung ini membantu mengurangi risiko noda, debu, dan cipratan air menempel pada permukaan suede. Semprotkan secara merata sesuai petunjuk produk, lalu biarkan mengering sebelum sepatu digunakan kembali.
Perawatan sederhana ini dapat membuat sepatu suede lebih mudah dibersihkan di kemudian hari.
Merawat sepatu suede memang membutuhkan ketelatenan ekstra. Dengan menerapkan cara mencuci sepatu suede yang benar di atas, Anda tidak hanya menjaga tampilannya tetap cerah, tetapi juga memperpanjang usia pakai sepatu tersebut.
FAQ Seputar Cara Mencuci Sepatu Suede
Apakah sepatu suede boleh dicuci dengan air?
Boleh, tetapi hanya menggunakan sedikit air untuk membersihkan area yang kotor. Hindari merendam seluruh sepatu karena dapat merusak tekstur dan warna suede.
Baca Juga: 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
Bolehkah menggunakan sabun untuk mencuci sepatu suede?
Sebaiknya gunakan pembersih khusus suede. Jika terpaksa menggunakan sabun, pilih sabun yang sangat lembut dan gunakan dalam jumlah sedikit.
Seberapa sering sepatu suede perlu dibersihkan?
Bersihkan debu setiap selesai digunakan, sedangkan pembersihan menyeluruh dapat dilakukan saat muncul noda atau setiap beberapa minggu, tergantung intensitas pemakaian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target